,

Stop Proyek Numpang Tengah Jalan

BLANGKEJEREN – Anggota DPRK Gayo Lues, H Samsuar, meminta kepada pemerintah setempat untuk tidak memasukkan usulan proyek di tengah jalan. Tapi proyek pembangunan yang dijalankan harus hasil usulan saat Musayawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang).

Hal itu disampakan Samsuar saat finalisasi Musrembang di Alula Bapeda Gayo Lues, Kamis, 10 Maret 2016. Menurutnya, pengalaman sebelumnya, dari 50 item usulan proyek pembangunan hanya dua item yang disetujui. “Irigasi yang diminta dalam Musrembang kemudian malah Poslkesdes yang dibangun. Jadi jangan ada lagi proyek numpang di tengah jalan,” tegasnya.

Hal yang sama juga disampaikan anggota DPRK lainnya, Yusuf HS. Ia meminta Pemkab Gayo Lues membagi anggaran dalam tiga bagian, untuk biaya rutin pemerintah, infrastruktur, dan untuk peningkatan ekonomi masyarakat.

Sementara itu, Sekda H Thalib mengatakan, sebagian usulan masyarakat tidak tertampung dalam APBK akibat anggaran yang dibutuhkan dengan anggaran yang ada tidak sesuai, sehingga Pemkab Gayo Lues mengutamakan pembangunan yang paling dibutuhkan masyarakat.

“Untuk lebih lanjut, nanti Bappeda saja yang datang ke kantor DPRK untuk mensingkronkan semua data-data yang kurang lengkap ini, sehingga tanggal 14 Februari ini dirumuskan di DPRK, tanggal 16 selesai, dan tanggal 17 bisa diselesaikan semua usulan Musrmebang untuk kegiatan tahun 2017 mendatang,” jelasnya. [Win Porang]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

One Ping

  1. Pingback:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *