,

Skema PINA Diharapkan Bisa Mempercepat Proyek Infrastruktur

JAKARTA – Keterlibatan investor asing dalam sejumlah proyek di Indonesia melalui skema Pembiayaan Investasi Non Anggaran Pemerintah (PINA) diharapkan bisa mempercepat proyek infrastruktur di berbagai daerah di Indonesia, serta bisa mengurangi ketergantungan anggaran pembangunan pada APBN dan APBD.

“Dengan skema PINA kita berharap penyelesaian proyek-proyek infrastruktur untuk konektivitas antar wilayah bisa lebih cepat,” harap anggota Komisi V DPR RI yang membidangi urusan infrastruktur dan perhubungan, H Firmandez.

Anggota DPR RI dari daerah pemilihan (dapil) Aceh 2 ini melanjutkan, pembiayaan pembangunan ruas tol di luar Jawa, seperti tol trans-Sumatera dari Lampung hingga ke Aceh bisa dirampungkan dengan skema PINA tersebut, agar kebutuhan anggaran yang selama ini terlalu bergantung pada APBN bisa berkurang.

H Firmandez melanjutkan, di Aceh terdapat 4 ruas tol dari 24 ruas tol trans-Sumatera yang direncanakan akan dibangun. Untuk tol ruas Banda Aceh – Sigli, dokumen perencanaan pengadaan tanah telah diserahkan Balai Pelaksana Jalan Nasional Wilayah 1 kepada Pemerintah Aceh pada 24 Agustus 2017 lalu.

“Pembangunan tol trans-Sumatera yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) ini tak boleh terhenti hanya karena persoalan anggaran. Semoga proyek infrastruktur ini bisa dikebut dengan masuknya investasi asing melalui skema PINA ini,” pungkas H Firmandez.[HK]

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 2

Upvotes: 1

Upvotes percentage: 50.000000%

Downvotes: 1

Downvotes percentage: 50.000000%

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *