,

Simeulue Destinasi Wisata Berhati Emas

SINABANG – Simeulue, daerah dengan julukan ate fulawan, yakni berhati emas, memiliki beragam objek wisata potensial. Pemerintah harus membangun infrastuktur pendukung agar daerah pulau tersebut menjadi destinasi wisata baru.

Hal itu disampaikan anggota DPR-RI asal Aceh, H Firmandez, Kamis, 12 Mei 2016. Politisi Golkar ini bersama rombongan dari Jakarta, sehari sebelumnya melakukan sosialisasi dana desa di Sinabang, ibu kota kabupaten Simeulue.

“Banyak objek wisata yang masih alami, keindahannya luar biasa. Ini bisa menjadi destinasi wisata nasional, selama ini mungkin publikaisnya masih kurang. Pemerintah Pusat harus membangun infrastruktur pariwisata di Simeulue,” kata Koordinator Tim Pemantau Otonomi Khusus (Otsus) Aceh tersebut.

H Firmandez mengharapkan, untuk memberi nilai tambah bagi daerah, industri pariwisata di Simeulue harus digarap secara maksimal. Beberapa objek wisata yang potensial seperti Pantai Gantin di Kuala Makmur sekitar 11 kilometer dari Sinabang, wisata Pantai Tunggul di desa Busung Simeulue Timur dengan keunikan karang-karang besar yang muncul pasca gempa dan tsunami 2004, dan wisata Pulau Taman Raja Rayo di Tupah Tengah.

“Berdasarkan keterangan Pemkab Simeulue, itu daerah-daerah yang sudah banyak dikunjungi wisatawan lokal dan mancanegara. Banyak objek wisata lain yang belum tergarap maksimal. Tradisi dan budayanya juga unik, ini merupakan nilai jual bagi industri pariwisata. Maka kita berharap pemerintah pusat membangun infrastruktur pariwisata di sana,” lanjut H Firmandez.

H Firmandez melanjutkan, selama ini objek wisata di Simeuleu yang sudah mendunia selancar di Pantai Nancala. Beberapa tahun terakhir surfing internasional championship digelar di sana. Peserta berasal dari mancanegara seperti Amerika Serikat, Jepang, dan Australia.

“Saya menyarankan agar surfing itu bisa menjadi agenda tetap yang dilakukan secara berkala. Ini daya tarik untuk dunia luar. Simeulue itu bukan surfing dan lobsternya saja yang kesohor, banyak yang masih bisa dikembangkan. Sekarang tinggal bagaimana kita membungkusnya agar kapal pesiar jangan hanya singgah di Sabang, tapi harus diupayakan singgah juga ke Simeulue membawa wisatawan dari berbagai negara,” harap anggota Komisi VIII DPR-RI ini.[HK]

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *