Simeuleu Dilanda Banjir dan Longsor

0
155

SIMEULUE – Badai dan hujan deras yang melanda Kabupaten Seimeulue dalam beberapa hari terakhir menyebabkan daerah pulau tersebut dilanda banjir dan longsor. Banjir juga menyebabkan terjadinya pemadaman listrik.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Simuelu melaporkan, banjir yang terjadi sejak Minggu pagi, 21 Juli 2019 sekitar pukul 05.00 WIB itu menyebabkan sejumlah rumah warga terendam.

Di Kecamatan Simeulu Timur banjir terjadi di Desa Air Dingin, Suak Buluh, Suka Karya, Suka Maju, Sinabang, Lugu, Linggi, Sefoyan, Ganting, dan Desa Kuala Makmur. Sementara di Kecamatan Teupah Tengah banjir terjadi di Desa Abail dan Desa Nancawa. Banjir juga terjadi ke Kecamatan Teupah Selatan, yakni di Desa Leubang Hulu. Di Kecamatan Teluk Dalam banjir melanda Desa Kuala Baru, Luan Balu dan Desa Kuala Bakti.

Sementara di Kecamatan Simeulue Barat, Simeulue Tengah, Simeulue Cut, Teupah Selatan, Salang dan Kecamatan Alafan sampai Minggu siang BPBD belum menerima laporan. Ketinggian air rata-rata mencapai 80 – 100 cm, luapan air berasal dari beberapa sungai yang meluap yang disebabkan hujan yang cukup deras.

Banjir juga menyebabkan terjadinya longsor di Desa Air Dingin dan Desa Suka Karya kecamatan Simuelue Timur. Longsoran menyebabkan beberapa rumah penduduk mengalami kerusakan.

Dampak dari banjir juga menyebabkan terjadinya pemadaman listrik di sebagaian wilayah Kecamatan Simeuleu Timur, sebagian Kecamatan Teluk Dalam, sebagian Kecamatan Alafab, dan sebagaian Kecamatan Simeulue Barat.

Di Kecamatan teupah Barat listrik padam diakibatkan oleh tumbangnya pohon ke jaringan listrik di Desa Salur Lesengalu. Sementara di Kecamatan Teupah Selatan listrik padam karena tiang listrik tumbang setelah tanah amblas.[HK]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here