Setiap Hari, 50 Orang Mati karena Narkoba

0
140

BANDA ACEH – Badan Narkotika Nasional (BNN) memperkirakan, setiap hari 30 hingga 50 orang mati karena penyalahgunaan narkotika dan obat-obat terlarang (Narkoba). Di Banda Aceh, dari 500 kasus yang ditangani kejaksaan, 300 diantaranya merupakan kasus narkotika.

Hal itu disampaikan Kepala BNN Provinsi Aceh, Armensyah Thai, Senin, 15 Februari 2016 saat melakukan sosialisasi bahaya narkoba kepada remaja di sebuah warung kopi di Gampong Surien, Banda Aceh. Sosialisasi itu turut dihadiri Wali Kota Banda Aceh Hj Illiza Sa’aduddin Djamal, Ketua Komisi A DPRK Banda Aceh Ilmiza Sa’aduddin Djamal dan Irwansyah politisi muda Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Banda Aceh.

Armensyah Thai menghimbau kepada para pengguna narkoba agar melaporkan diri ke BNN untuk direhabilitasi, tanpa diproses hukum. “Lebih baik melapor untuk direhabilitasi, jangan takut tidak akan diproses hukum, syaratnya harus dengan kesadaran sendiri. Jadi malpor saja kalau ada pecandu narkoba, sebab kalauditangkap oleh polisi maupun BNN, akan diproses hukum,” himbaunya.

Menurut Armensyah, Indonesia saat ini sudah masuk dalam kategori darurat narkoba. Berdasarkan survei, saat ini ada empat sampai lima juta pecandu narkoba di Indonesia, dan 30 hingga 50 orang meninggal dunia setiap harinya karena narkoba. Khusus Aceh, penyalahgunaan narkoba terbanyak adalah jenis ganja dan sabu-sabu. [HK]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here