Setelah Dua Bulan Dipenjara, Polisi Serahkan Mantan Kepala Desa Blangkucir ke Jaksa

0
225

BLANGKEJEREN – Kasus dugaan korupsi Dana Desa yang dilakukan Kepala desa Blangkuncir, Kecamatan Terangun, Kabupaten Gayo Lues yang merugikan keuangan Negara Rp 258.656.349 sudah mulai rampung, dalam minggu ini, kasus itu akan dilimpahkan Kepolisian ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari setempat.

Kasat Reskrim Polres Gayo Lues Iptu Abdulah Hamid SH, Rabu, 11 September 2019 mengatakan, semua berkas perkara sudah selesai, dan tinggal menyiapkan resume (rangkuman berkas) untuk disampaikan ke JPU, ketika semua berkas dinyatakan P21 (lengkap), maka berkas bersama Tersangka yaitu Latif Mat Sumi akan dilimpahkan.

“Hasil audit BPKP sudah, dari saksi ahli sudah, dan saksi dari masyarakat beserta penerima barang juga sudah, dan jika ditotalkan, saksi yang sudah kita mintai keteranganya mencapai 50 orang,” jelasnya.

Kasat Reskrim menjelaskan, Kepdes Blangkuncir sudah mendekam di Sel Mapolres Gayo Lues selama dua bulan sejak penetapan sebagai tersangka tanggal 10 Juli 2019, dan jika semua berjalan lancar, dalam Minggu ini semua berkas akan selesai dan bisa diserahkan ke JPU untuk dilanjutkan sidang ke Pengadilan Negeri.

“Mudah-mudahan setelah selesai menanggani kasus dugaan Korupsi kasus dana desa ini, kita akan mengarah ke kasus lainya, kami mohon dukungan dari rekan-rekan Pers juga dalam pengungkapan kasus di Kabupaten Gayo Lues,” pintanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kepdes Blangkuncir mengelola Rp 789 Juta Anggaran Pendapatan dan Belanja Kampung (APBKp) desa Blangkuncir tahun 2016, dan berdasarkan hasul audit BPKP, kerugian negara dari dugaan penyelewenganya mencapai Rp 258 juta lebih, hal itu terungkap setelah masyarakat setempat melaporkan kepihak kepolisian.

Dan dari hasil penyelidikan pihak kepolisian, ada beberapa aitem pekerjaan yang diduga menyimpang, seperti pekerjaan fisik pembukaan jalan desa, pembangunan tapal batas, dan pembangunan beronjong, sedangkan untuk pekerjaan non fisik yaitu di bidang pemerintahan desa, pembinaan masyarakat dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.[Win Porang]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here