,

Serikat Pekerja Bank Aceh Gelar Mubes

BANDA ACEH – Serikat Pekerja Bank Aceh menggelar Musyawarah Besar (Mubes) pemilihan pengurus baru untuk periode 2017-2020. Mubes yang diikuti perwakilan karyawan dan karyawati Bank Aceh dari seluruh kantor cabang itu digelar Sabtu, 19 Agustus 2017 di Aula Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Provinsi Aceh.

Direktur Utama (Dirut) Bank Aceh, Busra Abdullah dalam sambutannya saat membuka Mubes tersebut berharap para peserta dapat memilih ketua serikat pekerja yang punya integritas, serta bisa menjadi penyambung antara pekerja dengan manajemen perusahaan.

“Serikat pekerja menjadi wadah untuk menyampaikan aspirasi karyawan kepada perusahaan, sebaliknya juga bisa menjadi saluran sosialisasi kebijakan-kebijakan perusahaan kepada karyawan, jadi harmonisasi antara karyawan dan perusahaan bisa dijaga melalui serikat pekerja,” jelas Busra Abdullah.

Busra Abdullah menegaskan, dirinya selaku Dirut Bank Aceh selalu terbuka dengan serikat pekerja. Apa pun persoalan dan aspirasi karyawan bisa disampaikan kapan saja kepadanya melalui serikat pekerja.

Meski demikian Busra Abdullah mengingatkan agar serikat pekerja benar-benar bekerja untuk kepentingan kesejahteraan karyawan, tidak digiring ke politik apa lagi untuk kepentingan pribadi. “Berbuatlah untuk kepentingan karyawan dan karyawati, serikat pekerja bukan organisasi politik, jangan dibawa ke politik, apa lagi pribadi,” tegas Busra Abdullah.

Busra Abdullah berharap kepada semua perwakilan karyawan dan karyawati Bank Aceh yang hadir dan memiliki mandat untuk memilih, agar memilih ketua serikat pekerja yang benar-benar bisa membawa perubahan ke arah yang lebih baik.

“Diharapkan serikat pekerja bisa membantu manajemen melalui musyawarah agar bank ini bisa berjalan sesuai yang diharapkan. Berpikirlah ke depan untuk kepentingan Bank Aceh,” harapnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Hubungan Industri dan Jamsostek Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Provinsi Aceh, Khaidir SH menjelaskan, serikat pekerja didirikan untuk menciptakan iklim kerja yang kondusif dan dinamis di perusahaan, serta menjaga hubungan yang harmonis antara pekerja dengan perusahaan.

“Namun masih banyak pekerja yang tidak menyadari bahwa serikat pekerja adalah hak pekerja. Kami berharap serikat pekerja Bank Aceh dalam berjalan dengan lebih baik. Orang-orang yang akan duduk di serikat pekerja kita harap agar bisa menjaga hubungan timbal balik yang harmonis antara karyawan dengan perusahaan,” harapnya.[HK]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *