,

Serba-Serbi Boxing Day

Dengan sejarah apik di Boxing Day, Man United pantas berharap bakal kembali ke trek kemenangan, tapi Arsene Wenger juga punya rekor membanggakan di hari ini.

Beda dengan mayoritas liga lainnya di Eropa, periode Natal malah menjadi masa paling sibuk di Liga Primer Inggris. Bahkan, cuma selang sehari usai Natal para pemain kembali bertanding pada Boxing Day.

Boxing Day, 26 Desember, identik dengan hari penerimaan hadiah – Christmas box – dan dirayakan di Britania Raya serta negara-negara bekas koloni mereka. Dalam konteks sepakbola, masyarakat yang umumnya sedang berlibur disuguhi “hadiah” berupa pertandingan yang dapat mereka saksikan langsung di stadion bersama keluarga dan orang-orang terkasih.

Tidak heran kalau laga-laga di hari ini secara tradisi menjadi yang paling ditunggu fans.

Selalu ada kali pertama untuk semua hal, dan rentetan pertandingan Boxing Day perdana hadir lebih dari seabad silam, yakni pada 1888 yang bertepatan juga dengan gelaran kampanye debut Football League. Saat itu Bolton Wanderers mencuri keunggulan 3-2 dari markas Derby County, sementara Preston North End mempermalukan tuan rumah West Bromwich dengan skor telak 5-0.

Sepanjang sejarah kini telah dilangsungkan total 3.520 partai Boxing Day di Football League dan Liga Primer. 1.819 laga di antaranya berakhir dengan pesta tuan rumah, 858 untuk kemenangan tim tamu, dan 843 pertandingan lain imbang.

Manchester United menjadi klub yang paling sukses di hari laga ini. Sepanjang sejarah Boxing Day The Red Devils telah mengakumulasi 137 poin, unggul jauh dari Preston North End (118) di peringkat kedua. Selanjutnya ada West Bromwich Albion (117 poin), Nottingham Forest (113), dan Sheffield United (111) yang melengkapi lima besar.

Perolehan nilai tersebut diambil dari seluruh divisi di Liga Primer dan Football League. Khusus untuk tim-tim yang sekarang berkiprah di kasta teratas, urutannya adalah Man United, West Brom, Aston Villa, Everton, dan Manchester City di lima posisi terbaik.

Sementara, Arsene Wenger tercatat sebagai manajer Liga Primer tersukses pada Boxing Day di antara mereka yang aktif bertugas saat ini. Di bawah komandonya Arsenal hanya menderita satu kekalahan pada 26 Desember, yaitu ketika menyerah 2-3 di tangan Coventry City pada 1999.

Kemenangan terbesar di Boxing Day terjadi pada 1896, kala Darwen menggulung tamunya, Walsall, selusin gol tanpa balas! Adapun gol terbanyak dalam satu laga adalah 17, dengan Tranmere Rovers melipat Oldham Athletic 13-4 pada 1935.

Untuk kategori individual, Harry Johnson menjadi pemain paling produktif dalam sejarah Boxing Day dengan koleksi 15 gol untuk Sheffield United dan Mansfield Town, sementara eks kiper Liverpool dan Manchester City David James menorehkan jumlah penampilan terbanyak di Boxing Day dengan 19 laga.

Sedikitnya telah tercipta 162 hat-trick sepanjang gelaran Boxing Day. Dalam kemenangan 13-4 kontra Oldham yang disebut di atas, Bunny Bell bahkan memborong sembilan gol sekaligus untuk Tranmere! Tak kalah mengesankan, pada 1962 Bert Lister mengepak double hat-trick alias enam buah gol untuk Oldham kala berjumpa Southport. Penggawa lain Oldham, Colin Whittaker, mengemas trigol dalam pertandingan yang sama.

Gol bunuh diri juga menjadi pemandangan yang cukup sering terlihat di Boxing Day. Sejauh ini sudah 194 own goal mewarnai hari tersebut.

Boxing Day juga melahirkan kartu merah terbanyak dibandingkan tanggal pertandingan lainnya, dengan 273 lembar, meski pantas digarisbawahi bahwa laga-laga yang dimainkan pada 26 Desember memang jauh lebih banyak ketimbang hari lainnya. Cuma dua tanggal lain yang menghadirkan lebih dari 100 pengusiran, yaitu 28 Desember (124 kartu merah) dan 1 Januari (104). [goal.com]

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *