Semangka Bireuen ‘Banjiri’ Blangkejeren

0
15
A vendor inspects watermelons for sale at 100 pesos each (2 USD) at a market in Quezon City, suburban Manila on February 26, 2010. Philippine inflation is likely to average just over 4.5 percent this year despite possible food supply tightness from an ongoing drought, the central bank said recently citing the impact of the El Nino weather conditions on domestic food supply. AFP PHOTO/NOEL CELIS (Photo credit should read NOEL CELIS/AFP/Getty Images)

BLANGKEJEREN – Jarangnya masyarakat Gayo Lues menanam semangka, membuat buah tersebut harus didatangkan dari luar daerah. Sepekan terakhir semangka dari Kabupaten Bireuen membanjiri negeri seribu bukit tersebut. Harganya juga lumayan mahal Rp 5 ribu per kilogram. Harga satu semangka sedang bisa mencapai Rp 30 ribu.

Amrin salah satu warga Blangkejeren Jumat, 27 Mei 2016 usai membeli semangka asal Bireun mengatakan, saat ini para pedagang di Gayo Lues mulai menjual barang dagangan dengan mengunakan timbangan, sedangkan sebelumnya, para pedagang hanya menjual barang dagangan dengan mengunakan hitungan per bambu, per kaleng atau per buah.

Semangka asal Bireuen dijual pedagang eceran di tempat penjualan buah dekat jembatan Penampaan dan di depan Pendopo Bupati Gayo Lues. “Memang harganya cukup mahal, namun jika kita bandingkan dengan kualitas dan rasanya, saya rasa harga Rp 5 ribu per kg sudah setara, karena isi buahnya sangat merah, dan rasanya juga sangat manis,” jelasnya.[Win Porang]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here