,

Sekap Mahasiswi, Oknum Polisi Terancam Dipecat

BLANGKEJEREN – Oknum polisi pelaku penyekapan mahasiswi di Gayo Lues terancam dipecat. Tindakan tidak terpuji tersebut dilakukan karena hendak melakukan pencabulan.

Kapolres Gayo Lues AKBP Bhakti Ery Nurmansyah menjelaskan, kasus itu terjadi Kampung Jawa, Blangkejeren. Ia berjanji akan menindak tegas anggotanya itu sesuai hukum yang berlaku, tanpa pandang bulu.

“Kasus tersebut bukanlah hendak mencoba melakukan pencurian, melainkan Bripka Dedi Suhendra yang selama ini bertugas di Sat Shabara Polres Gayo Lues telah melakukan percobaan pencabulan dan penyekapan di rumah M Saleh warga desa Kampung Jawa,” jelasnya, Kamis malam, 2 Februari 2017.

Mahasiswa yang disekap tersebut berinisial AA, seorang mahasiswi dan merupakan adik ipar dari M Saleh. Kasus ini pun sudah dilaporkan M Saleh ke Mapolres Gayo Lues.

“Kasus ini telah kami proses sebagaimana mestinya, baik pidana maupun kode etik profesi sebagai anggota Polri. Saya pastikan bila terbukti yang bersangkutan akan kita berhentikan dengan tidak hormat dari anggota Polri atau dipecat,” tegasnya.

Sebelumnya kabar desas desus oknum anggota Polisi itu sempat beredar hendak melakukan pencurian ke rumah M Saleh warga desa Kampung Jawa, namun di balik hal itu ternyata tersangka itu sudah terlebih dahulu menyekap AA, adik ipar pemilik rumah di salah satu kamar dengan membawa lakban dan satu senjata tajam jenis pisau.

Beruntung saat tersangka sedang mondar mandir di depan rumah M Saleh, salah satu intel Kodim 0113/GL, Candra melihat dan mengikutinya. Cadra kemudian mendegar suara teriakan dari dalam rumah. AA berteriak saat mulutnya hendak dilakban tersangka.

Candra masuk perlahan ke dalam rumah sembari mengambil pistol di pingganya dan mengarahkan ke tersangka. Melihat itu tersangka kalang-kabut, pisau di tangannya melukai AA. Ia kemudian mendorong kulkas kea rah Candra dan kabur ke luar rumah.

Warga yang sudah berdatangan ke lokasi karena mendegar suara keributan, akhirnya berhasil menangkap TSK hingga menghakiminya. Tangan oknum polisi itu pun luka kena sabetan benda tajam. Setelah ditangkap, anggota Polisi dan TNI lainya mendatangi TKP, dan tersangka dibawa ke Puskesmas kota Blangkejeren mendapat perawatan. Kemudian dibawa ke Polres Gayo Lues guna dilakukan pemeriksaan yang intensif oleh Provos.

Pihak kepolisian terus mendalami apa motif pelaku menyekap AA di dalam rumah. Sementara AA yang sudah membuat laporan ke Polres masih trauma dengan peristiwa tersebut.[Win Porang]

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *