,

SDN Panton Luas Terancam Abrasi

TAPAKTUAN – Bangunan Sekolah Dasar (SD) Negeri Panton Luas Baru, Desa Madat, Kecamatan Samadua, Aceh Selatan terancam abrasi sungai. Bangunan parkir di belakang kelas terpaksa dibongkar karena nyaris ambruk ke sungai. Erosi sungai Samadua itu juga membuat sejumlah ruang belajar terancam abrasi. Pasalnya jarak tebing sungai dengan ruang kelas hanya sekitar satu meter lagi.

Kepala SD Negeri Panton Luas Baru, Muhammad Has, Selasa, 25 Oktober 2016 mengungkapkan, erosi terparah terjadi saat banjir pada pertengahan Desember tahun 2015 lalu, yang kemudian kembali terjadi banjir susulan sekitar bulan April tahun 2016.
 
“Sebelumnya, jarak antara bangunan sekolah dengan bantaran sungai sekitar lima meter lebih. Karena lahan yang tersedia di bagian belakang bangunan sekolah tergolong masih luas, maka saat itu pihak sekolah memutuskan membangun bangunan tempat parkir kendaraan roda dua. Di lokasi itu sebelumnya juga sebagai tempat bermain para murid, namun sejak terjadi pengikisan tebing sungai sudah cukup parah hingga tersisa satu meter lagi, bangunan tempat parkir terpaksa harus dirobohkan,” jelas Muhammad Has.
 
Karena itu, Muhammad Has meminta kepada Pemkab Aceh Selatan melalui dinas teknis terkait segera membangun tanggul di sepanjang bantaran sungai tersebut. Sebabjika tidak ditanggulangi segera, dikhawatirkan akan lebih parah.

“Jika debit air sungai tersebut sedang besar dan mengalir deras, maka aliran air sungai dari atas langsung menerjang tebing sungai di belakang sekolah, sehingga jika tanggul pengaman sungai yang akan dibangun tidak kokoh maka dikhawatirkan tidak akan berlangsung lama,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Aceh Selatan, Martunis membenarkan bahwa dampak dari kejadian banjir besar beberapa waktu lalu telah mengakibatkan semakin parahnya terjadi pengikisan tebing sungai yang berlokasi di belakang bangunan SDN Panton Luas Baru, Kecamatan Samadua.
 
Pihaknya, sambung Martunis, telah berkoordinasi dengan pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terkait langkah penanggulangan bencana tersebut. Sebab, terkait penanganan bencana alam seperti itu, penanganannya bukan kewenangan mereka.
 
Sementara itu, Kepala Bidang Kedaruratan, Logistik dan Peralatan BPBD Aceh Selatan, Rahmad Humaidi memastikan bahwa terkait erosi sungai Samadua yang berlokasi di belakang SDN Panton Luas Baru, akan segera ditangani dalam bulan Oktober 2016.
 
“Masalah itu akan kami tangani langsung dalam bulan ini, tapi langkah penanganannya tetap dalam konteks rehabilitasi dan rekonstruksi sesuai anggaran yang tersedia, bukan penanganan secara permanen,” jelasnya.[Hendri Z]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *