,

Rumah Terbakar, Mak Juandi Meninggal dalam Kobaran Api

BLANGKEJEREN – Tiga rumah di Desa Penampaan, Blangkejeren, Gayo Lues terbakar, satu warga meninggal dunia. Musibah itu terjadi sekitar pukul 17.30 WIB saat warga berjubel membeli takjil untuk berbuka puasa.

Warga mencoba memadamkan api dengan cara menyiramkan air seadanya, namun api cepat membesar karena banguan terbuat dari kayu. Api baru bisa dipadamkan setelah tiga mobil pemadam kebakaran dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gayo Lues datang membantu.

Rumah yang terbakar itu adalah dua unit ruko milik Wan Salamiah atau yang sering disebut Mak Juandi (57), keseharianya selalu berdagang buah, sedangkan satu rumah lainya milik M Amin Aman Kama (42) Pegawai Negeri Sipil di Pemkab Gayo Lues.

Salah seorang saksi mata M Yusuf mengungkapkan, setelah api berhasil dipadamkan, warga yang curiga pemilik rumah masih berada di dalam melakukan pencarian, alhasil, Wan Salamiah alias Mak Juandi ditemukan dengan luka bakar di sekujur tubuhnya, setelah di bawa keluar rumah yang terbakar, wargapun memastikan bahwa pemilik rumah itu telah meninggal dunia.

Rupanya, Mak Juandi berada di dalam rumah saat terjadi kebakaran, beberapa orang telah mencoba membantu, namun tak berhasil akibat api sangat cepat membesar dan dengan cepat membakar kayu rumah yang terbuat dari batang pohon pinus.

“Mak Juandi meninggal, sedang anaknya Cut Mariana (17) mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya, dia sudah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sangir, sementara satu orang Anggota TNI Sertu Ade Setiawan tersengat listrik saat menolong korban,” ungkap M Yusuf.

Beberapa anggota polisi di lokasi kebakaran mengaku belum bisa menjelaskan penyebab kebakaran. Dugaan sementara musibah itu terjadi akibat konslet listrik atau arus pendek.[WP]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *