,

Realisasi Tax Amnesty di Aceh Baru Sekitar Rp50 Miliar

BANDA ACEH – Sampai hari terakhir periode pertama tax amnesty, Jumat, 30 September 2016, realisasi tax amnesty di Aceh baru sekitar Rp 50 miliar. Jumlah tersebut merupakan angka realisasi keseluruhan dari 7 Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama di Aceh. Realisasi tertinggi diperoleh di KPP Pratama Banda Aceh dengan nilai sekitar Rp 30 miliar.

Hal itu diungkapkan Kepala KPP Pratama Banda Aceh, Nurul Hidayat saat menerima kunjungan Ketua Kamar Dagang dan Industrim (KADIN) Aceh, H Firmandez, Jumat pagi, 30 September 2016 di ruang kerjanya.

Nurul Hidayat menjelaskan, memang tidak ada target yang ditetapkan tentang besarnya realisasi tax amnesty di Aceh, khususnya di KPP Pratama Banda Aceh. Meski demikian, pihaknya terus mengupayaan agar realisasinya bisa maksimal.

“Sampai Kamis kemarin, hampir 1.000 wajip pajak yang melapor. 500 diantaranya sudah selesai, sisanya akan terus kita layani sampai semua wajib pajak menyelesaikan kewajibannya,” jelas Nurul Hidayat.

Sementara itu, Ketua KADIN Aceh, H Firmandez menjelaskan, di KADIN Aceh ada sekitar 3.000 pengusaha Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Mereka bukan tidak mau melapor, mungkin saja belum memahami prosedur tax amnesty tersebut. “Makanya kami di KADIN Aceh siap memfasilitasinya,” tegas H Firmandez.

H Firmandez mengharap agar pelaku UMKM di Aceh segera mendeklarasikan hartanya ke program tax amnesty karena biayanya sangat rendah. “Mari manfaatkan kemudahan yang diberikan oleh negara, bagi pengusaha UMKM yang hartanya sampai Rp 10 miliar tarifnya hanya 0,5 persen, sedangkan yang lebih Rp 10 miliar tarif tebusnya sebesar 2 persen,” ungkap H Firmandez. [HK]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *