,

Ratusan Rumah Warga Badak Diterjang Banjir

Hujan deras yang melanda Gayo Lues sejak Minggu, 9 April pukul 17:00 WIB hingga Senin dini hari pukul 02:00 WIB, menyebabkan air sungai meluap ke pemukiman padat penduduk di desa Badak, Kecamatan Dabun Gelang. Akibatnya, ratusan rumah warga yang berdekatan dengan sungai terendam.

Ramadan (32) salah satu warga Badak Minggu malam pukul 23:00 WIB mengatakan, dia bersama warga lainya berusaha mengangkat barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi.

“Sekarang tinggi air masih berkisar setegah meter hingga satu meter, dan posisi kami sekarang sudah basah dan semua sibuk menyelamatkan harta benda dari genangan air ini, mudah-mudahan hujan cepat reda supaya aliran air tidak deras lagi,” katanya.

Warga berharap, pemerintah daerah segera bertindak dan mencarikan solusi supaya tidak lagi terjadi banjir setiap musim penghujan tiba, sebab selama ini, perumahan warga badak kerap menjadi sasaran air sungai meluap hingga merugikan banyak warga.

“Yang banyak terendam banjir adalah padi yang berada di dalam keben (tempat penampungan padi) dan di dalam karung, semuanya sudah basah dan tidak bisa diselamatkan lagi, kami khawatir jika terus-terusan seperti ini, warga Badak akan mengalami kelaparan,” jelasnya.

Di Kabupaten Gayo Lues, padi yang paling bagus berada di kawasan persawahan desa Badak, dan hasilnyapun paling banyak dari daerah lain, menurut pengakuan warga, salah satu penyebabnya karena sering banjir bandang yang menyebabkan sendimen tanah sawahnya sering berganti dengan lumpur yang dibawa banjir. [Win Porang]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *