,

Puskesmas Rasian Tolak Tanggung Biaya Pasien BPJS

TAPAKTUAN – Muhammad Taisir, warga Ujong Padang Asahan, Kecamatan Pasie Raja, Aceh Selatan mengaku kecewa dengan pelayanan yang diberikan pihak Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Ujong Padang Rasian, Kecamatan Pasie Raja.

Kekecewaan Muhammad Taisir dikarenakan istrinya Novia Nurasiah (30) yang secara tiba-tiba harus melahirkan di rumahnya di Desa Ujong Padang Asahan, pada Senin (4/7) sekitar pukul 06.00 WIB karena mengalami kontraksi, justru tidak diakui sebagai bagian dari pasien tanggungjawab pihak Puskesmas setempat, meskipun saat proses persalinan langsung ditangani oleh bidan desa setempat.

Akibatnya, pihak keluarga pasien terpaksa harus menanggung seluruh biaya yang dikeluarkan selama proses persalinan termasuk kebutuhan obat-obatan selama masa penyembuhan pasien.

Menurut Taisir, langkah pihak Puskesmas menolak bertanggungjawab terhadap istrinya yang melahirkan tersebut dirasa janggal dan aneh. Sebab, selain mereka terdaftar sebagai peserta Badan Pelayanan Jaminan Sosial (BPJS) juga jauh-jauh hari sebelumnya terkait rencana persalinan istrinya telah dilaporkan dan bahkan didaftarkan di Puskesmas setempat.

“Sebenarnya keputusan melahirkan di rumah bukan keinginan kami, tapi pada hari Senin subuh itu secara tiba-tiba istri saya mengalami sakit dan langsung kontraksi. Saya sudah berupaya meminjam mobil tetangga hendak membawa istri saya ke Puskesmas tapi saat itu Puskesmas tutup. Bidan desa yang saya hubungi baru sampai ke rumah saya sekitar 25 menit kemudian,” kata Taisir kepada wartawan di Tapaktuan, Senin, 18 Juli 2016.

Anehnya, sambung Taisir, pasca proses persalinan itu berlangsung pihak bidan desa bernama Bella justru menyampaikan pada dia bahwa, biaya persalinan termasuk obat-obatan tidak ditanggung oleh Puskesmas melainkan harus dibayar oleh pihak keluarga.

“Menurut keterangan bidan desa, dalam sekali melayani persalinan pasien dia menerima jasa dari Puskesmas sebesar Rp 450.000. Namun karena persalinan itu tidak ditanggung oleh Puskesmas maka harus ditanggung oleh pihak keluarga, itu belum lagi kebutuhan obat-obatan sehingga seluruh biaya yang harus kami sediakan diperkirakan mencapai satu juta rupiah lebih,” sesalnya.

Karena itu, Taisir meminta pihak Puskesmas setempat segera mengevaluasi kembali kebijakan yang diterapkan selama ini bahwa terhadap pasien yang melahirkan di rumah diluar tanggungan mereka sebab keputusan melahirkan dirumah bukan kehendak mereka.

Bidan Desa Ujong Padang Padang Asahan, Kecamatan Pasie Raja, Bella, saat dikonfirmasi menyatakan bahwa keputusan pasien yang melahirkan di rumah tidak menjadi bagian dari tanggungjawab pihak Puskesmas memang aturan yang diterapkan oleh pihak BPJS, sehingga jika aturan itu tidak ditindaklanjuti maka pihak BPJS tidak bersedia mencairkan klaim anggaran yang diajukan Puskesmas.

“Untuk lebih jelasnya terkait tanggungan biaya persalinan tersebut silahkan ditanyakan kepada pimpinan saya (Kepala Puskesmas), sebab yang berwenang menjelaskan hal itu adalah pimpinan saya,” kata Bella.

Menurut Bella, pihaknya atas nama bidan desa setempat telah memberikan pelayanan secara maksimal terhadap pasien melahirkan tersebut meskipun dalam suasana libur menjelang Lebaran Idul Fitri.

“Beberapa saat setelah dihubungi oleh suami pasien bernama Taisir, saya langsung meluncur ke rumahnya. Proses persalinan hingga selesai seluruhnya saya tangani,” tegas Bella.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Ujong Padang Rasian, Nurhelma saat dihubungi menolak memberikan keterangan kepada wartawan dengan alasan karena suami pasien bernama Taisir belum menjumpainya.

“Saya belum bisa memberikan keterangan kepada wartawan sebab saudara Taisir belum menjumpai saya, seharusnya dia menjumpai saya dulu agar bisa saya berikan penjelasan padanya, tapi yang sangat disayangkan adalah dia langsung melaporkan persoalan itu kepada wartawan,” tegasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Aceh Selatan, Mardhaleta mengaku belum menerima laporan terkait persoalan itu dan dia berjanji segera akan menindaklanjuti persoalan itu.[Hendri Z]

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *