,

PUPR dan Perkim Rehab 163 Rumah Masyarakat Miskin

TAPAKTUAN – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Aceh Selatan akan merehab 163 unit rumah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di tiga gampong dalam Kota Tapaktuan sebagai bagian dari program kota tanpa kumuh (Kotaku) yang diluncurkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Tiga gampong yang menjadi sasaran program “Kotaku” tahun 2018 ini masing-masing Gampong Hilir sebanyak 40 unit, Gampong Tepi Air sebanyak 41 unit dan Gampong Lhok Bengkuang sebanyak 82 unit. Dinas Perkim Aceh Selatan menggelontorkan anggaran mencapai Rp 2,4 miliar lebih sumber DAK tahun 2018 dengan perincian masing-masing penerima bantuan dialokasikan anggaran sebesar Rp 15 juta.

“Sebenarnya ada lima gampong dalam Kota Tapaktuan yang diusulkan untuk masuk program Kotaku ke kementerian terkait masing-masing Gampong Hilir, Tepi Air, Lhok Bengkuang, Gampong Pasar dan Gampong Padang. Tapi yang di setujui oleh kementerian hanya gampong yang masuk skalaprioritas terlebih dahulu yaitu tiga gampong tersebut,” kata Kadis Perkim Aceh Selatan, Fakhrudin di Tapaktuan, Selasa, 6 Maret 2018.

Menurutnya, Pemkab Aceh Selatan bersama instansi terkait telah melakukan proses pendataan terhadap masyarakat berpenghasilan rendah yang akan menerima bantuan tersebut. Namun untuk memastikan proses penyaluran bantuan benar-benar tepat sasaran, harus dilakukan verifikasi dan validasi data ulang.

Fakhrudin menjelaskan, bantuan anggaran sebesar Rp 15 juta/rumah tersebut khusus diperuntukkan untuk merehab rumah masyarakat berpenghasilan rendah yang item pekerjaannya khusus terhadap atap, lantai dan dinding. Namun bantuan itu tidak disalurkan dalam bentuk uang tunai melainkan dalam bentuk barang setelah dilakukan perhitungan dan penaksiran harga oleh petugas terkait terlebih dahulu.

Pihaknya, lanjut dia, juga tidak menyediakan ongkos kerja terhadap pekerjaan rehab rumah tersebut. Untuk ongkos kerja bisa ditangani langsung oleh penerima bantuan atau jika tidak mampu maka pihak aparat gampong setempat yang akan menyiapkan teknis pelaksanaannya.

Selain program “Kotaku”, Dinas Perkim Aceh Selatan juga akan membangun fasilitas pipanisasi untuk penyediaan air bersih bagi masyarakat. Program ini dibangun di empat kecamatan masing-masing Meukek, Sawang, Samadua dan Kluet Tengah dengan total anggaran mencapai Rp 6 miliar lebih sumber DAK tahun 2018.[HM]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *