,

Puluhan Ribu Jamaah Hadiri Muzakarah Ulama Internasional di Banda Aceh

BANDA ACEH – Sekitar 30 ribu jamaah dari dalam dan luar negeri, memenuhi lapangan tugu Darussalam, Banda Aceh, Jumat malam, 13 Juli 2018. Para jamaah berkumpul di lapangan tersebut mengikuti pembukaan Muzakarah Ulama Tauhid Sufi Internasional.

Peserta datang dari Timur Tengah, Afrika, Asia Tenggara dan dari seluruh Indonesia. Para jamaah luar negeri tersebut berbaur bersama jamaah di Aceh. warga Banda Aceh juga sangat antusias menyambut kegiatan ini berlangsung. Warga secara sukarela ikut berpartisipasi menyumbang konsumsi dan transportasi. Setiap harinya ada puluhan ribu bungkus nasi disumbangkan oleh warga kota untuk peserta muzakarah.

Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman dalam sambutannya saat pembukaan acara tersebut mengatakan, warga Banda Aceh dan Aceh secara umum sangat terbuka terhadap tamu dari belahan dunia manapun.

“Kami berharap para alim ulama, guru-guru kami semua dapat melihat dan merasakan sendiri bahwa Kota dan Warganya, dan Aceh secara umum senantiasa terbuka, ramah serta santun. Kami berharap semua yang hadir di Banda Aceh cukup nyaman selama melaksanakan Muzakarah ini,” ujar Aminullah.

Muzakarah Ulama Sufi Internasional akan berlangsung selama empat hari, yakni dari tanggal 13 sampai 16 Juli 2018. Setelah seremonial pembukaan di lapangan Tugu Unsyiah, kegiatan muzakarah akan dilanjutkan di aula Auditorium UIN Ar-Raniry, Banda Aceh. Acara ditutup dengan zikir akbar di Masjid Raya Baiturrahman pada Senin malam.

Ketua panitia penyelengara, ini, DR Munawar A Jalil mengatakan, kegiatan Muzakarah Ulama Sufi Internasional dimaksudkan untuk memberi pemahaman menyeluruh terkait literasi tasauf.

“Melalui Muzakarah ini, kita juga ingin memberikan pesan kepada dunia bahwa syari’at Islam sangat toleran di Aceh. Pemahaman yang keliru tentang Aceh terjawab dari muzakarah yang kitabgelar hari ini,” ujar Munawar Jalil.

Muzakaran Ulama Tauhid dan Sufi Internasional Tahun 2018 mengusung tema ‘Tauhid Sufi Membangun Manusia Berakhlak Mulia’. Muzakarah kali ini mennghadirkan pemateri dari kalangan ulama dan akademisi dari dalam dan luar negeri, seperti Prof Yusny Saby (Guru Besar UIN Ar-Raniry), Syekh Dr Azis Kobaiti (Maroko), Syekh Dr Mahmoud Abu Al-Hauda (Syria), dan KH Zein Djarnuji (Jawa Barat)[rls]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *