,

Puluhan Hektar Sawah Badak Terendam Banjir Bandang

BLANGKEJEREN – Banjir bandang yang melanda Desa Badak, Dabun Gelang, Gayo Lues selain meredam ratusan rumah, juga menyebabkan puluhan hektar sawah terendam air dan sendimen lumpur.

Salah seorang warga Badak, Muhammad Saleh, Selasa, 11 April 2017 mengungkapkan, padi yang baru sebulan ditanam itu dipastikan tidak bisa tumbuh lagi, hanya sebagaian yang masih bisa dirawat.

“Puluhan hektar sawah warga desa Badak sudah pasti gagal panen, padahal padinya baru ditanam satu bulan yang lalu, bahkan baru siap dilakukan pembersihan rumput, tapi kita mau bilang apa lagi, namanya juga sudah musibah,” katanya dengan nada pasrah.

Sebagian warga yang areal persawahanya diterjang banjir bandang dan ditutupi lumpur langsung melakukan pembersihan, rencananya, tanaman padi yang sudah tertimbun itu akan kembali ditanam dengan dengan bibit baru.

“Kami berharap kepada pemerintah daerah agar memberikan bantuan kepada warga yang areal persawahanya tergenang, baik benih padi, pupuk maupun bantuan lainya guna meringankan beban para petani,” pintanya.

Hujan deras yang masih terjadi di Kabupaten Gayo Lues tidak menutup kemungkinan akan terjadi lagi banjir bandang, dan guna mengantisipasi hal itu, Pemkab Gayo Lues melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) membawa dua alat berat ke lokasi membersihkan areal sungai yang sempit yang diduga menjadi pemicu terjadinya banjir bandang.[Win Porang]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *