,

PU Larang Jonder Angkut Penumpang ke Lesten

BLANGKEJEREN – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Gayo Lues melarang penggunaan traktor bajak kebun (jonder) mengangkut penumpang ke daerah terpencil Lesten. Padahal selama ini jonder merupakan satunya alat transportasi warga ke daerah pedalaman tersebut.

Dinas PU beralasan, pemerintah sedang melakukan pengerasan dan membuka jalan ke daerah itu. Kepala Dinas PU Gayo Lues, Abd Rasad, Senin, 1 Agustus 2016 menjelaskan, jika masyarakat Lesten tetap menggunakan jonder sebagai alat transportasi akan merusak jalan yang sudah dibangun pemerintah daerah sepanjang delapan kilometer di kawasan itu.

“Kita himbau agar jangan lagi menggunakan jonder, karena kendaraan roda empat sudah bisa melintasinya, sebaiknya warga menggunakan kendaraan jenis hartop saja atau kendaraan garda genda,” harapnya.

Dalam tahun 2016 Dinas PU Gayo Lues telah menganggarkan dana Rp 15 miliar untuk meningkatkan jalan menuju desa yang paling terisolir tersebut, sehingga warga tidak perlu lagi menggunakan jonder sebagai sarana transportasi untuk mengangkut hasil bumi yang melimpah dari desa Lesten.

“Panjang jalan dari kecamatan menuju Lesten sekitar delapan kilometer, namun untuk tahun ini hanya sekitar tiga kilometer saja yang diaspal, selebihnya dilakukan pengerasan dengan pasir berbatu (sertu), sehingga memudahkan kendaraan melintasi,” jelasnya.[Win Porang]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *