,

PT PIM Harus Pastikan Kebocoran Amoniak Tidak Terulang

LHOKSEUMAWE – PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) diminta untuk memastikan bahwa kebocoran gas amoniak yang membuat puluhan warga harus dirawat di rumah sakit tidak terulang kembali. PT PIM harus memberi garansi bahwa hal itu tidak terjadi lagi.

Penegasan tersebut disampaikan Koordinator Tim Pemantau Otonomi Khusus (Otsus) Aceh H Firmandez, Minggu, 13 November 2016. Anggota DPR RI asal Aceh ini juga meminta Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah (Bapedalda) baik di tingkat Kabupaten Aceh Utara maupun Provinsi Aceh turun tangan.

“Ya, Manajemen PT PIM harus memberi kepastian kepada masyarakat agar hal seperti itu tidak terulang, Bapedalda baik tingkat satu maupun tingkat dua juga harus turun tangan. Jangan sampai warga sekitar PT PIM was-was dengan kasus semacam itu,” harap H Firmandez.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, amoniak PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) kembali bocor, Sabtu sore sekitar pukul 18.00 WIB puluhan warga mengalami pusing, mual dan sesak nafas akibat menghirup gas berbau tajam tersebut.

Warga yang tumbang terpaksa dilarikan ke rumah sakitPT Arun dan PT PIM. Para korban berasal dari Desa Tambon Baroh, Tambon Tunong dan Paloh Gadeng, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara. Ada sekitar 50 warga yang dilarikan ke rumah sakit. Namun setelah ditangani tim media, keadaan mereka mulai membaik, malah ada yang langsung diizinkan pulang.[HK]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *