,

Proyek Jembatan Pining – Lokop Terbengkalai

PINING – Proyek pembangunan jembatan Aih Putih yang menghubungkan Kecamatan Pining, Gayo Lues dengan Kecamatan Lokop Serbajadi, Aceh Timur hingga kini belum rampung. Akibatnya, daerah pedalaman tersebut masih terisolir.

Warga yang melintas kawasan tersebut harus melalui jembatan darurat yang dibuat warga. Sekali melintas mereka harus membayar Rp 5000 untuk warga sekitar sebagai biaya pembuatan dan perbaikan jembatan darurat.

Aminullah, warga Gayo Lues, Rabu, 11 Mei 2016 mengatakan, pengerjaan jembatan Aih Putih sudah dihentikan oleh kontraktor sejak awal Januari 2016. “Jika Pemerintah Aceh tetap membiarkan jembatan setengah jadi itu tanpa merampungkan pembangunannya, maka warga di sana tetap terisolasi,” ujarnya.

Pembangunan jembatan Aih Putih yang menelan anggaran hingga miliaran rupiah dari dana Otsus Provinsi Aceh itu memang salah satu alternatif menuju Gayo Lues atau ke Aceh Timur.

“Kalau memang jembatan itu dikerjakan secara bertahap, seharusnya sudah bisa dimulai pengerjaannya, apalagi sekarang sudah masuk ke bulan Mei, untuk itu pemerintah harus mendorong percepatan pembangunan jembatan Aih Putih,” pinta Aminullah.

Sebelumnya, kendaraan roda empat sempat terjatuh dari jembatan darurat yang dibangun warga karena kondisinya sudah melapuk, kejadian itu merupakan yang kesekian kalinya semenjak jalan Pining – Lokop dibuka pemerintah. [Win Porang]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *