Proyek Jalan Trumon Timur Tergerus Banjir

0
185

TAPAKTUAN – Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Aceh Selatan dan Kota Subulussalam sejak beberapa hari terakhir telah mengakibatkan beberapa gampong di wilayah perbatasan kedua daerah itu terendam banjir.

Meskipun tak sampai merendam rumah penduduk, tapi bencana banjir kiriman akibat meluapnya sungai Gelombang di perbatasan Aceh Selatan dengan Subulussalam tersebut, telah mengakibatkan terganggunya proses pekerjaan proyek pemeliharaan berkala badan jalan yang menghubungkan Gampong Titi Poben, Kecamatan Trumon Timur, Aceh Selatan dengan Gampong Kuala Seupeung, Kecamatan Rundeng, Pemko Subulussalam sepanjang lebih kurang 4 kilometer.

Rekanan pelaksana proyek dari PT. Tuah Kakuciba, Abdullah melaporkan bahwa, banjir setinggi 60 centi meter yang merendam badan jalan tersebut telah mengakibatkan terhentinya proses pekerjaan proyek. Realisasi pekerjaan yang progressnya hampir rampung tersebut bersumber dari APBA-Otsus Aceh tahun 2018 dengan nilai kontrak sebesar Rp.4 miliar lebih.

“Air mulai merendam badan jalan yang sedang dalam proses pengerjaan akibat meluapnya sungai Gelombang sejak Sabtu (17/11/2018) lalu namun hingga Senin (19/11/2018) belum juga surut. Akibatnya proses pekerjaan proyek terganggu dan baru bisa dilanjutkan kembali setelah air surut,” kata Abdullah, Senin, 19 November 2018.

Menurutnya, proses pekerjaan proyek yang telah dilaksanakan adalah mulai dari pembersihan, penimbunan dengan timbunan biasa dan pengerasan dengan timbunan pilihan serta pelaksanaan pekerjaan itu juga sudah dilakukan pengamparan dan pemadatan sampai tahap finishing.

Namun sayangnya, seluruh material pembangunan badan jalan yang telah dikerjakan tersebut telah hilang akibat dibawa arus banjir. “Semua material pembangunan jalan yang sedang dikerjakan oleh PT. Tuah Kakuciba dibawa arus air,” ungkap Abdullah.[HM]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here