,

Pria Samosir Masuk Islam Dalam Tahanan Polres Gayo Lues

Tersangka kasus galian C illegal, Kadir Mulyadi Sitorus, masuk Islam dalam tahanan sel Mapolres negeri seribu bukit tersebut. Pria asal Samosir, Sumatera Utara itu mendengar seseorang membaca Alquran di Masjid Mapolres Gayo Lues.

Pria berusia 27 tahun itu sebelumnya merupakan penganut Kristen Katolik. Ia masuk Islam aats kesadara sendiri dari dalam penjara. Prosesu pengucapan dua kalimat syahadat dilakukan, Jumat, 7 April 2017 di sel tempat Kadir ditahan.

“Hati saya sangat tenang dan damai ketika mendengar sesorang membaca ayat suci Alqur’an, dari itulah awal niat saya untuk berpindah Agama,” katanya usai membacakan dua Kalimah syahadat.

Pembacaan syahadat dilakukan Kadir Mulyadi di dalam sel tahanan Polres Gayo Lues dengan memakai peci hitam, sementara Ustad Pane yang merupakan anggota Kepolisian Polres setempat membimbing Kadir Mulyadi dari luar sel.

“Awalnya saya pikir muslim akan menganiaya orang yang non muslim, tapi saya salah. Saya diperlakukan dengan baik dan hormat meskipun faktanya saya beragama Kristen sendirian di dalam sel ini, dan rasa kekeluargaan agama Islam ini sangat membuat saya terharu,” katanya.

Sementara Riki salah satu keluarga atasan tempat Kadir Mulyadi bekerja mengatakan, Kadir Mulyadi orangnya sangat baik dan tekun bekerja selama membawa alat berat di Gayo Lues, dan dengan masuk Islamnya Kadir Mulyadi, pihaknya mengadakan syukuran dan membaca doa selamatan.[Win Porang]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *