,

Polres Gayo Lues Musnahkan Setengah Ton Ganja

BLANGKEJEREN – Aparat kepolisian bersama Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Gayo Lues, Kodim 0113/GL, Pengadila Negeri dan Kejaksaan, Selasa, 15 Agustus 2017 secara bersama-sama melakukan pemusnahan 530 kilogram ganja kering.

Kapolres Gayo Lues, AKBP Eka Surahman menjelaskan, semua ganja yang dimusnakah dengan cara dibakar tersebut merupakan hasil tangkapan selama 7 bulan terakhir dari tiga kasus yang mereka tangani dengan empat orang tersangka.

Ketiga kasus itu antara lain penangkapan yang bermula dari DPO atas nama Alfahmi hari Jum’at tanggal 7 Juli 2017, hasil pengembangan ditangkap lagi M.Yusup, barang bukti yang kita amankan ganja 47 bal atau 32 Kg, kasus kedua terjadi hari Kamis 14 Juli 2017 saat razia diperbatasan Gayo Lues dengan Aceh Tenggara, dari salah satu mobil ditemukan ganja 20 Kg dengan tersangka Yusuf.

Sedangkan kasus yang ketiga kata Kapolres penangkapan di depan Polsek Blangkejeren yang dilakukan Satreskrim dengan jumlah ganja 480 Kg, yang dibawa oleh Selamat menggunakan mobil L 300, dan dari ketiga kasus tersebut jumlah barang bukti ganjanya mencapai 530 Kg.

“Tersangka yang kita amankan ini semuanya hanya sebagai kurir, dengan menerima upah dari pemilik yang berpariasi, sedangkan pemiliknya menggunakan nama samaran, sangat sulit kita ungkap ke akar-akarnya,” jelasnya.

Kasus narkotika tahun 2017 ini meningkat dari tahun 2016 silam, untuk kasus ganja saja kata Kapolres mencapai 21 kasus, dan kasus narkotika jenis sabu mencapai 7 kasus yang barang buktinya semuanya sebagai perlengkapan di Pengadilan.

“Upaya kami kedepan untuk menghindari terjadinya penanaman ganja di Gayo Lues, kami akan bekerja sama dengan Dinas Pertanian, Perkebunan, Peternakan dan pemimpin Daerah, supaya orang-orang yang menanam ganja bisa kita alihkan menanam tanaman lainya yang menghasilkan,” ujarnya.[Win Porang]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *