,

Polres Bireuen Bekuk Napi Kabur dari Rutan Tapaktuan

TEROPONGACEH.COM | TAPAKTUAN – Dedek Irfan Bin Narto, satu dari tujuh orang narapidana (Napi) yang melarikan diri dari Rutan kelas IIB Tapaktuan pada Sabtu 13 Agustus 2016 lalu, berhasil dibekuk oleh aparat Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Bireuen.

Saat ditangkap petugas, Napi yang berasal dari Kandang, Kecamatan Kluet Selatan, Aceh Selatan yang tersangkut dalam kasus penggelapan dengan masa hukuman penjara 2,6 tahun tersebut tidak melakukan perlawanan.

Hal itu dibenarkan oleh Kapolres Aceh Selatan AKBP Achmadi SIK dan Kepala Rutan Kelas II B Tapaktuan, Irman Jaya saat dikonfirmasi wartawan sejak Senin hingga Selasa (19-20/9). Namun kedua pejabat ini, belum bisa memberikan penjelasan secara lebih terperinci menyangkut kapan dan dimana lokasi penangkapan.

“Memang jauh-jauh hari sebelumnya kita telah menyebarkan foto dan identitas diri ke tujuh orang napi tersebut ke seluruh jajaran Polres dalam Provinsi Aceh. Saat mengetahui keberadaan salah seorang napi tersebut, pihak Polres Bireuen sempat berkoordinasi dengan saya via sambungan telepon, saat itu langsung saya minta supaya segera ditangkap,” kata Kapolres Aceh Selatan AKBP Achmadi kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin, 19 September 2016.

Namun untuk keterangan lebih lanjutnya, Kapolres Aceh Selatan meminta kepada wartawan untuk menunggu sampai napi bersangkutan tiba di Mapolres Aceh Selatan.
“Saat ini dia sedang dibawa dari Bireuen ke Aceh Selatan, jadi untuk keterangan lebih jelasnya mohon tunggu ya. Sebab nanti akan saya gelar konferensi pers secara resmi,” tegas Achmadi.

Sementara itu, Kepala Rutan Kelas II B Tapaktuan, Irman Jaya yang dikonfirmasi di rumah dinasnya, Selasa, 20 September 2016 mengungkapkan bahwa, perihal tertangkapnya salah seorang napi yang kabur tersebut diketahui oleh pihaknya pada Senin, 19 September 2016 setelah diberitahu oleh aparat kepolisian dari Polres Bireuen.

Dia menyatakan bahwa, keberadaan Dedek Irfan Bin Narto salah seorang napi yang berhasil ditangkap di Kabupaten Bireuen tersebut diduga ikut temannya yakni napi yang sama-sama berhasil kabur berasal dari Bireuen.

“Yang bersangkutan tersebut berasal dari Kandang, Kecamatan Kluet Selatan. Sehingga keberadaan dia di Bireuen diduga kuat karena ikut temannya yang berasal dari Bireuen. Karena dia orang luar sehingga dikira tidak dikenal oleh warga setempat, bisa jadi disuruh keluar oleh teman-temannya sementara temannya yang lain yang berasal dari warga setempat tetap memilih bersembunyi, namun mereka tidak menyangka bahwa foto dan identitas diri mereka sudah disebar ke seluruh jajaran Polres dalam Provinsi Aceh,” tandasnya.

Menurut informasi yang dia terima, napi yang berhasil ditangkap tersebut telah dijemput oleh pihak Polres Aceh Selatan ke Bireuen karena yang bersangkutan bersama enam orang rekannya yang lain merupakan DPO Polres Aceh Selatan selaama ini.

“Dengan berhasilnya ditangkap yang bersangkutan, tentu saja pihak Polres Aceh Selatan dengan bekerja sama dengan seluruh jajaran Polres lainnya seluruh Aceh akan melakukan pengembangan kasus untuk mencari keberadaan enam orang napi lainnya yang hingga saat ini masih berkeliaran,” tegasnya.

Irman Jaya menghimbau kepada enam orang napi lainnya yang masih menjadi target perburuan polisi, agar segera menyerahkan diri sebelum berhasil ditangkap.

Irman Jaya menegaskan bahwa pasca kejadian Napi kabur tersebut pihaknya telah meningkatkan upaya pengamanan di Rutan kelas IIB Tapaktuan untuk mencegah kembali terulang kejadian serupa.

“Pengamanan tentu saja sudah kita tingkatkan. Apalagi jumlah tahanan dan napi di Rutan Tapaktuan sanagt berkurang yakni dari sebelumnya mencapai 140 orang saat ini hanya tinggal 110 orang lagi. Pengurangan tersebut disamping memang telah bebas murni, juga ada yang dipindahkan ke LP Aceh Barat Daya dan LP Aceh Barat. Selain itu juga ada yang telah bebas bersyarat serta cuti bersyarat,” pungkasnya.[Hendri Z]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *