Sunday, January 26, 2020

Polres Aceh Selatan Ungkap 7 Kasus Narkotika

Must Read

Polisi Musnahkan Satu Ton Lebih Ganja Sitaan

BLANGKEJEREN - Satu ton ganja dimusnahkan dengan cara dibakar di halaman Mapolres Gayo Lues. Barang haram tersebut merupakan hasil...

Setelah Dua Bulan Dipenjara, Polisi Serahkan Mantan Kepala Desa Blangkucir ke Jaksa

BLANGKEJEREN - Kasus dugaan korupsi Dana Desa yang dilakukan Kepala desa Blangkuncir, Kecamatan Terangun, Kabupaten Gayo Lues yang merugikan...

H Firmandez Masuk Pengurus Ikatan Alumni Lemhanas

JAKARTA - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) asal Aceh, H Firmandez dipercayakan menjadi pengurus Ikatan Alumni Lembaga...
Avatar
Redaksi
Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

TAPAKTUAN – Selama Juli 2018, jajaran Sat Narkoba Polres Aceh Selatan berhasil mengungkap 7 kasus narkotika, yakini 4 kasus sabu-sabu dan 3 kasus ganja.

Kapolres Aceh Selatan AKBP Dedy Sadsono ST didampingi Kasat Narkoba Iptu Marjuli saat konfrensi pers di Mapolres, Tapaktuan, Senin, 23 Juli 2018 mengungkapkan, dari serangkaian operasi penegakan hukum yang telah dilakukan petugas polisi berhasil menangkap sebanyak 8 orang pelaku yang saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka. Masing-masing, SH warga Gampong Pante Raja dan AR warga Gampong Pucok Krueng, Kecamatan Pasie Raja yang terjerat kasus sabu.

Kemudian SA, DR dan AS, warga Gampong Lawe Melang, Kecamatan Kluet Tengah yang terjerat kasus ganja. Lalu PJ warga Gampong Krueng Batu, Kecamatan Kluet Utara yang terjerat kasus sabu dan terakhir HA warga Gampong Silolo, Kecamatan Pasie Raja yang terjerat kasus sabu.

Dari delapan tersangka itu polisi berhasil mengamankan sebanyak 4,36 gram sabu dan 15,2 gram ganja. Mayoritas mereka dikenakan atau dijerat dengan pasal selaku pengedar narkoba dan sebagian lagi dijerat dengan pasal pengguna atau penyalahgunaan narkotika. “Penerapan pasal ini kita sesuaikan dengan perbuatan yang dilakukan oleh masing-masing tersangka,” jelas Kapolres.

Kasat Narkoba Polres Aceh Selatan Iptu Marjuli menambahkan, sampai saat ini tindak pidana narkotika yang menjerat delapan orang tersangka yang diciduk sepanjang bulan Juli 2018 tersebut terus didalami oleh penyidik untuk mengungkap bandar besar yang diduga kuat memasok atau memproduksi barang haram tersebut ke wilayah Aceh Selatan.[HM]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Terbaru

Polisi Musnahkan Satu Ton Lebih Ganja Sitaan

BLANGKEJEREN - Satu ton ganja dimusnahkan dengan cara dibakar di halaman Mapolres Gayo Lues. Barang haram tersebut merupakan hasil...

Setelah Dua Bulan Dipenjara, Polisi Serahkan Mantan Kepala Desa Blangkucir ke Jaksa

BLANGKEJEREN - Kasus dugaan korupsi Dana Desa yang dilakukan Kepala desa Blangkuncir, Kecamatan Terangun, Kabupaten Gayo Lues yang merugikan keuangan Negara Rp 258.656.349 sudah...

H Firmandez Masuk Pengurus Ikatan Alumni Lemhanas

JAKARTA - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) asal Aceh, H Firmandez dipercayakan menjadi pengurus Ikatan Alumni Lembaga Ketahanan Nasional (IKAL Lemhanas). Politisi...

GTA Terobos Jalur Ekstrem Lesten-Pulo Tiga

BLANGKEJEREN - Tim Blutax's Jimny off Road 4x4 Gayo Lues bersama tim Gayo Trail Adventure (GTA) berhasil menerobos jalur ekstrem di lintasan...

Menikmati Pesona Lhok Gob di Belantara Pidie Jaya

Pesona sungai Lhok Gob yang membelah belantara Pidie Jaya di Gampong Kumba, Bandar Dua, sungguh sangat memanjakan mata. Wisata alam yang asri dan menenangkan...
- Advertisement -

Baca juga...