,

Polres Aceh Selatan Sita 49 Sepeda Motor Bodong

TAPAKTUAN – Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Aceh Selatan menyita 49 sepeda motor bodong dalam operasi mendadak yang digelar di dua tempat terpisah masing-masing Kecamatan Bakongan dan Bakongan Timur sejak awal bulan April 2016 lalu.

Kapolres Aceh Selatan, AKBP Achmadi SIK didampingi Kasat Reskrim Iptu Darmawanto, Selasa, 12 April 2016 menjelaskan, penyitaan puluhan kendaraan roda dua itu dilakukan dalam rangka menindaklanjuti laporan masyarakat sejak beberapa tahun terakhir yang mengaku resah karena sangat sering terjadi kehilangan sepeda motor akibat dicuri oknum tertentu.

“Satreskrim untuk menggelar Opsnal di Kecamatan Bakongan dan Bakongan Timur. Saat melakukan hunting tahap pertama, petugas berhasil menemukan beberapa sepeda motor tanpa dokumen lengkap. Dari hasil pengembangan informasi di lapangan, tercatat selama satu pekan digelar operasi petugas berhasil mengamankan sebanyak 49 unit sepeda motor dimana pemiliknya tidak mampu menunjukkan surat-surat lengkap,” kata Achmadi.

Namun sejauh ini pihak Polres Aceh Selatan belum menetapkan tersangka dalam kasus kepemilikan kendaraan bermotor bodong tersebut, karena rata-rata pemilik kendaraan yang ditangkap mengaku bahwa sepeda motor tersebut diperolehnya dengan cara digadaikan oleh oknum tertentu. “Artinya bahwa, mereka tidak mengetahui jika kendaraan itu hasil curian tanpa dilengkapi surat-surat lengkap, sebab yang sifatnya gadai itukan sementara,” katanya.

Meskipun demikian, tegas Kapolres, pihaknya akan terus melakukan proses penyelidikan di lapangan untuk mengungkap praktik mafia pencurian dan perdagangan sepeda motor bodong di Aceh Selatan.

“Hasil penelusuran yang telah kami lakukan, mayoritas sepeda motor bodong tersebut bukan berasal dari Aceh Selatan melainkan dari luar daerah. Sebab selain laporan kehilangan kendaraan bermotor di Aceh Selatan minim diterima oleh petugas, juga nomor polisi sebagian kendaraan itu berasal dari luar daerah,” jelasnya.

Kapolres menghimbau kepada masyarakat yang merasa ada kehilangan sepeda motor untuk datang ke Mapolres Aceh Selatan dengan membawa surat-surat lengkap seperti BPKB dan STNK asli untuk di cocokkan dengan nomor mesin dan nomor rangka sepeda motor yang disita petugas tersebut.

Kasat Reskrim Polres Aceh Selatan Iptu Darmawanto menambahkan, hingga satu pekan lebih keberadaan sepeda motor bodong tersebut di Mapolres setempat, belum ada satu orang pun yang mampu membuktikan sepeda motor tersebut miliknya.

“Sudah sejak satu pekan lebih, rata-rata per harinya mencapai belasan orang yang datang melihat langsung kendaraan tersebut. Mereka ada yang berasal dari Aceh Selatan dan juga luar daerah. Namun sayangnya saat diperiksa, satu orangpun belum mampu mencocokkan nomor rangka dan nomor mesin sesuai BPKB dan STNK yang mereka miliki. Atas dasar itulah, kami memprediksi sepeda motor tersebut mayoritasnya berasal dari luar Aceh Selatan,” kata Darmawanto.

Sejauh ini, sambung Darmawanto, pihaknya masih tetap menunggu pemilik sah sepeda motor tersebut mengambil kendaraannya di Mapolres Aceh Selatan dengan menunjukkan surat-surat lengkap yang sesuai dengan identitas kendaraan.[HM]

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *