Polres Aceh Selatan Kerahkan 362 Personil untuk Pengamanan Pemilu

0
241

TAPAKTUAN – Polres Aceh Selatan mengerahkan 362 personil untuk pengamanan pemilu di neger pala tersebut. Pengamanan pemilu juga akan dibantu dengan personil tambahan dari Kodim 0107 dan Korem 012 Teuku Umar.

Hal itu disampaikan Kapolres Aceh Selatan, AKBP Dedy Sadsono, Selasa, 2 April 2019. Ia menghimbau masyarakat agar pada 17 April 2019 nanti dapat menggunakan hak pilihnya secara tertib.

“Datangilah TPS-TPS yang ada di desanya masing-masing, kita siap menjamin kenyamanan dan keamanan masyarakat untuk menentukan hak pilihnya sesuai hati nuraninya masing-masing,” kata kapolres.

Menurutnya, menjelang hari “H” pelaksanaan Pileg dan Pilpres pada 17 April 2019 mendatang, sejauh ini kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di daerah itu tergolong masih sangat kondusif. “Alhamdulillah sangat kondusif, itu berkat peran serta kita semua seluruh elemen masyarakat terlibat menjaganya secara bersama-sama,” ujarnya.

Didampingi Dandim 0107 Letkol Inf. R Sulistya Herlambang, Sekdakab H. Nasjuddin S.H dan Ketua Panwaslih Baiman Fadhli S.H, Kapolres Aceh Selatan juga menjelaskan bahwa, berdasarkan hasil pemetaan secara menyeluruh, tidak ditemukan wilayah atau kampung yang masuk dalam kategori rawan. “Kategori rawan secara ancaman keamanan saya pastikan tidak ada di daerah ini,” tegasnya.

Hanya saja, kata kapolres, ada beberapa desa yang masuk dalam kategori rawan saat proses pendistribusian logistik pemilu, karena desa-desa tersebut terletak didaerah terpencil dan terisolir sehingga sedikit mengalami kendala untuk menempuh ke kampung dimaksud berhubung belum ada akses badan jalan.

“Faktor geografis karena letaknya jauh dipelosok pedalaman sana, transportasi sulit termasuk komunikasi juga tak tersedia. Jadi rawannya hanya karena faktor geografis saja, membutuhkan waktu untuk pendistribusian logistik,” ungkap kapolres.

Meskipun demikian, ia memastikan bahwa proses pendistribusian logistik Pemilu tetap tidak ada kendala yang signifikan, karena rintangan-rintangan yang ada mampu diatasi oleh petugas di lapangan.

Hal itu, telah dibuktikan oleh pihak penyelenggara pemilu bersama petugas kepolisian setempat, saat berlangsungnya proses pendistribusian logistik pemilu pesta demokrasi tahun-tahun sebelumnya.

Wilayah yang sulit dijangkau di Aceh Selatan yang dimaksud Kapolres Aceh Selatan tersebut, salah satunya adalah Kampung Sarah Baro, Si Urai-urai dan Alue Keujruen yang terletak dipedalaman Kecamatan Kluet Tengah. Untuk menuju ke wilayah ini, warga setempat harus menggunakan moda transportasi perahu robin dengan menembus derasnya arus sungai krueng kluet dengan masa tempuh perjalanan lebih kurang sekitar 3-4 jam.[HM]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here