,

Polres Aceh Selatan Kerahkan 287 Personil Amankan TPS

TAPAKTUAN – Polres Aceh Selatan mengerahkan 287 personil untuk pengamanan 391 Tempat pemungutan Suara (TPS) pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh 15 Februari 2017di 260 desa dalam 18 kecamatan di seluruh Aceh Selatan.

Kapolres Aceh Selatan AKBP Achmadi SIK seusai memimpin upacara pelepasan personil dalam rangka pengamanan TPS di Mapolres, Tapaktuan, Senin, 13 Februari 2017 menjelaskan, meski situasi keamanan dan ketertiban di Aceh Selatan masih sangat kondusif, namun sesuai instruksi Kapolda Aceh, pihaknya tetap melakukan pemetaan dengan tiga kategori dalam melakukan pengamanan TPS dalam wilayah Aceh Selatan.

Untuk kategori TPS aman, sebut Achmadi, akan ditempatkan satu polisi di dua TPS. Kategori TPS rawan I ditempatkan satu petugas polisi di satu TPS. Sedangkan di TPS kategori rawan II, ditempatkan dua orang petugas polisi di satu TPS.

Selain 287 orang personil polisi organik dari Polres Aceh Selatan, dalam pengamanan pelaksanaan Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh tahun 2017 di Kabupaten Aceh Selatan juga diperkuat oleh sebanyak 100 orang pasukan Brimob BKO dari Polda Bengkulu.

Saat ditanya dari 260 desa yang tersebar dalam 18 kecamatan di Kabupaten Aceh Selatan, desa-desa mana saja yang TPSnya dikategorikan rawan satu atau rawan dua, Kapolres Aceh Selatan AKBP Achmadi SIK tidak bersedia menjelaskan secara lebih terperinci dan spesifik, kecuali hanya menyatakan bahwa hingga H-2 pelaksanaan Pilkada, kondisi keamanan dan ketertiban di Aceh Selatan masih sangat kondusif.

Kapolres menjelaskan, untuk kategori rawan II tersebut, hanya ada dua kecamatan di Aceh Selatan yakni Kecamatan Kluet Tengah dan Kecamatan Trumon. Itupun yang dimaksud rawan bukan dalam artian karena adanya gangguan keamanan. Melainkan karena letak geografis beberapa desa dalam kecamatan tersebut terpencil dan masih terisolir.

“Karena letak perkampungannya berada di wilayah pedalaman maka dikategorikan rawan dua. Seperti untuk menuju ke Desa Alue Keujrun atau Sarah Baro dan Koto Indarung, Kemukiman Menggamat, Kecamatan Kluet Tengah. Satu-satunya sarana transportasi untuk menuju ke sana harus menggunakan perahu ukuran kecil bermesin robin mengarungi arus deras. Sedangkan TPS lainnya kami rasa sejauh ini aman-aman saja belum ada potensi gangguan yang berarti,” papar Kapolres.[Hendri Z]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *