,

Polisi Tetapkan Tersangka Penjual Hutan Lindung

BLANGKEJEREN – Aparat Kepolisian dari Polres Gayo Lues menetapkan satu orang tersangka penjual hutan Lindung bersertifikat kepada warga luar daerah. Pelaku diduga memasukan keterangan palsu dalam data akta otentik dan yang melanggar pasal 266 KUHP.

Kapolres Gayo Lues AKBP Eka Surahman didampinggi Kasat Reskrim Iptu Eko Rendy Oktama SH, Jumat, 11 Mei 2018 mengatakan, pelaku yang sudah ditetapkan sebagai tersangka pejual hutan lindung adalah SO (44) warga desa Kampung Jawa, Kecamatan Blangkejeren yang merupakan ketua salah satu organisasi di Gayo Lues.

“Setelah kita panggil tiga kali dan melakukan pemeriksaan, kita langsung melakukan gelar perkara, setelah itu langsung ditetapkan sebagai tersangka karena barang bukti sudah lengkap,” katanya.

Ditambahkan Kasat Reskrim, Kasus itu bermula saat Badan Pertanahan Gayo Lues membuat sertifikat tanah di kawasan Genting, desa Gajah, Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues dengan total 145 sertifikat, dan kawasan hutan lindung yang sudah disertifikatkan itupun mencapai 250 hektar secara keseluruhan pada tahun 2014, 2015 dan tahun 2016.

“Selain pelaku ini, memang ada kemungkinan besar ada tersangka lainya yang terlibat, dan kami terus melakukan penyidikan hingga kasus ini benar-benar tuntas, kami juga belum bisa memberikan keterangan siapa-siapa saja yang terlibat dalam pembuatan sertifikat hutan lindung ini dan siapa-siapa saja yang terlibat dalam jual belinya,” jelasnya.[Win Porang]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *