,

Polisi Tangkap Perempuan Pembobol Brankas Mini Market

TEROPONGACEH.COM | BLANGKEJEREN – Aparat kepolisian dari Polres Gayo Lues, berhasil menangkap seorang perempuan berinisial S yang diduga sebagai pelaku pembobol brankas mini market Sena Rebung, Blangkejeren, Gayo Lues.

Perempuan berusia 27 tahun itu merupakan karyawan mini market Sena Rebung. Ia diduga menggasak uang senilai Rp 61 juta dalam brankas mini market tersebut. Saat ditangkap polisi berhasil mengamankan uang tunai Rp 11 juta, sementara sisanya Rp 10 juta dikirim ke dosennya di Banda Aceh untuk biaya kuliah, dan Rp 40 juta lagi dikirim ke Ega pacarnya di desa Kuning, Aceh Tenggara.

Kapolres Gayo Lues AKBP Bhakti Ery Nurmansyah, Selasa, 23 Agustus 2016 mengatakan, tersangka sudah ditangkap sejak dua hari yang lalu di rumah kosnya desa Kute Lintang, Kecamatan Blangkejeren, namun baru bisa hari ini dipublikasikan mengingat adanya mengarah tersangka lain yang merupakan pacar tersangka.

Terungkapnya kasus itu bermula saat Kanit Buser Polres Gayo Lues Ipda Rafi Sekedang melakukan interogasi terhadap satu persatu karyawan Mini Market, dari situlah kecurigaan mulai mengarah kepada S.

Rafi Sekedang mengatakan diketahuinya S sebagai pelaku akibat tidak bisa menjawab pertanyaannya, setelah didesak akhirnya diakui bahwa dirinya telah membobol brankas tempatnya bekerja tersebut. “Semua karyawan kita bariskan, kemudian dipanggil satu persatu ke lantai dua mini market, akhirnya TSK ini mengaku,” ungkapnya.

Setelah pengakuan tersangka, anggota Polres Gayo Lues langsung menanyakan bagaimana cara pelaku yang hanya seorang wanita bisa membobol brangkas tanpa ada pintu masuk yang rusak.

Di situlah diketahui bahwa tersangka pada tanggal 14 Agustus 2016 usai bekerja menyelinap ke lantai mini market sendirian. Setelah mini market tutup sekitar pukul 23:00 WIB, ia mulai beraksi dengan cara turun ke lantai dua tempat penyimpanan uang.

“Pengakuan tersangka, sejak pukul 23:00 WIB dibongkar, baru pukul 03:00 WIB berhasil, dan tersangka tidak langsung keluar, malah menyelinap lagi ke lantai tiga, setelah paginya dibuka mini market dan banyak pembeli, barulah dia turun dan pulang mengambil sepeda motornya yang dititipkan di depan klinik dekat mini market.

Setelah berhasil membobol dan mendapatkan uang curian dengan aman, tersangka malah kembali masuk bekerja pada siang harinya seperti tidak ada terjadi apa-apa, bahkan hingga diselidiki pihak kepolisian, tersangka masih tetap berlaku seperti karyawan pada umumnya.

Tersangka juga mengaku uang Rp40 juta yang dikirim ke pacarnya di Aceh Tenggara, katanya untuk membeli tanah sebagai bekal setelah menikah nanti. Ia mengatakan kepada pacarnya kalau itu uang dari orang tuanya. Akibat perbuatannya itu kini S harus mendekam dalam penjara. [Win Porang]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *