,

Polisi Tangkap Komplotan Perampok Antar Provinsi

LABUHANHAJI – Tim gabungan dari Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) dan Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Aceh Barat Daya (Abdya) dan Polres Aceh Selatan terlibat aksi kejar-kejaran dengan komplotan perampok antar Provinsi di Jalan Nasional lintas Tapaktuan – Banda Aceh menggunakan mobil dan sepeda motor, Minggu sore, 1 Mei 2016.

Aksi penangkapan komplotan perampok yang diwarnai letusan senjata api di sepanjang jalan mulai dari Kecamatan Kuala Batee, Abdya hingga Desa Gunung Kerambil, Kecamatan Tapaktuan, Aceh Selatan, bagaikan adegan film action itu, sempat mengagetkan masyarakat yang sedang melintas di jalan raya. Ratusan masyarakat tampak memadati lokasi penangkapan komplotan perampok yang berjumlah lima orang di kompleks RSUD Yulidin Away Tapaktuan hingga digelandang ke Mapolres Aceh Selatan.

Lima orang komplotan perampok masing-masing berinisial WP (40) asal Mandala, Kecamatan Medan Denai, Bas (42), Put (13), IL (13) asal Jalan Pancasila, Medan Denai dan RF (19) asal Gang Tengah, Desa Tegal S Mandala, Medan Denai, Sumatera Utara, dengan mengendarai mobil Avanza Hitam BK 171 QU berangkat dari Medan mengelilingi Aceh melalui jalur lintas timur dari arah Kabupaten Aceh Tamiang.

Sesampai di Kecamatan Kuala Batee, Abdya, Minggu (1/5) sekitar pukul 15.00 WIB komplotan perampok tersebut melancarkan aksinya di sebuah toko yang menjual kelontong dan sembako. Dari lima orang mereka yang terdiri satu perempuan berinisial RF (19), dua orang anak-anak yang masih berumur 13 tahun berinisial Put dan IL, turun dari mobil. Sementara dua orang lelaki dewasa berinisial WP (40) dan Bas (42) tetap stanby dalam mobil avanza warna hitam kaca gelap.

Tiga pelaku yang ditugaskan masuk ke dalam toko tersebut, satu diantaranya berpura-pura membeli barang untuk memperdaya pemilik toko sedangkan dua orang lagi langsung melancarkan aksi perampokan dengan cara mengambil sejumlah uang dalam laci. Sadar bahwa uangnya telah dirampas perampok, kemudian pemilik toko berteriak meminta tolong bahwa uangnya telah dicuri. Saat itu, komplotan perampok langsung melarikan diri arah Kota Blang Pidie.

Mendapat informasi ada aksi perampokan, petugas kepolisian dari Polres Abdya yang dipimpin Kasat Resnarkoba Ipda Rizal Firmansyah SE dan Kaur Bin Operasi (KBO) Satreskrim Ipda Mahdian Siregar langsung melakukan pengejaran dengan menggunakan sepeda motor dan mobil sembari menghubungi jajaran Polsek mulai dari Kecamatan Manggeng, Abdya hingga beberapa Polsek di wilayah hukum Polres Aceh Selatan.

Kasat Resnarkoba Ipda Rizal Firmansyah SE menjelaskan, pengejaran yang mereka lakukan mulai dari Kota Blang Pidie hingga ke perbatasan Aceh Selatan di Kecamatan Labuhanhaji Barat tidak membuahkan hasil, sebab komplotan perampok nekat menerobos blokade Polisi yang dipasang di tengah jalan di setiap kantor Polsek yang dilalui.

“Bahkan, sesampai di depan kantor Polsek Manggeng, polisi sempat mengeluarkan beberapa kali tembakan peringatan ke udara, namun tidak digubris oleh pelaku. Mereka terus memacu mobil Avanza dengan kecepatan tinggi,” ujar Rizal.

Mendapat informasi tengah berlangsungnya pengejaran komplotan perampok, Kapolres Aceh Selatan AKBP Achmadi SIK juga memerintahkan seluruh jajaran Polsek mulai Labuhanhani Raya, Meukek, Sawang, Samadua, Kota Tapaktuan hingga di depan Mapolres untuk melakukan blokade.

Namun sama seperti kejadian di Abdya, komplotan perampok tersebut tetap nekat menerobos blokade polisi hingga akhirnya sampai di depan Polsek Samadua, kembali dilepaskan tembakan peringatan beberapa kali ke udara. Diperkirakan tembakan yang dilepaskan anggota Polsek Samadua membuat ciut nyali pelaku. Sampai di perbatasan antara Kecamatan Samadua dengan Kota Tapaktuan, komplotan perampok tersebut tidak berani lagi melanjutkan aksi pelariannya.

Untuk mengelabui petugas, mereka memilih masuk ke dalam perkarangan kompleks Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Yulidin Away Tapaktuan. Komplotan perampok memarkirkan mobilnya dalam kondisi terkunci di depan rumah Sakit, kemudian mereka berpencar yakni dua orang anak-anak masih berumur 13 tahun diperintahkan naik becak motor (betor) menuju Terminal Tapaktuan selanjutnya Bas dan RF juga naik becak motor menuju Jalan Merdeka Tapaktuan. Sedangkan WP, memilih kabur ke dalam rumah sakit berbaur dengan keluarga pasien.

Keberadaan Mobil komplotan perampok di RSUD Yulidin Away Tapaktuan diketahui oleh petugas sekitar pukul 17.45 WIB. Karena dalam kondisi terkunci kemudian petugas memecahkan kaca samping dan setelah dicek mobil tersebut dalam kondisi kosong. Ketika ditanya kepada warga yang ada dilokasi, warga menyebutkan bahwa beberapa orang diantaranya telah kabur naik becak arah ke Kota Tapaktuan dan satu orang lagi masuk ke dalam rumah sakit.

Setelah dilakukan pencarian, WP berhasil diciduk di belakang ruang rawat inap rumah sakit tersebut, kemudian dua orang anak-anak kembali berhasil diciduk dalam becak di depan SPBU Jalan T Ben Mahmud saat sedang dalam perjalanan menuju terminal Tapaktuan. Berselang 30 menit kemudian petugas kembali berhasil menciduk Bas dan RF saat sedang menunggu mobil tujuan Medan, Sumatera Utara di sebuah loket Travel Jalan Merdeka, Tapaktuan.

Kapolres Aceh Selatan AKBP Achmadi SIK didampingi Wakapolres Kompol Sabri SE mengatakan, setelah diinterogasi oleh petugas, lima orang komplotan perampok tersebut telah mengakui perbuatannya. Dari tangan pelaku, petugas berhasil mengamankan uang sekitar Rp 4 juta lebih, perlengkapan kosmetic, peralatan mandi, kunci mobil serta beberapa lembar baju dalam tas.

“Awalnya kita mendapat informasi dari petugas kepolisian Abdya sedang mengejar komplotan perampok yang lari arah Kabupaten Aceh Selatan. Kemudian kita memberikan bantuan dengan mengerahkan sejumlah personil dari masing – masing Polsek mulai Labuhanhaji Raya, Meukek, Sawang, Samadua dan Tapaktuan termasuk beberapa petugas Satreskrim Polres, sampai akhirnya pelaku berhasil diciduk dibeberapa lokasi terpisah dalam Kota Tapaktuan,” kata AKBP Achmadi.

Karena tempat kejadian perkara di wilayah hukum Polres Abdya, sambung Achmadi, maka pihaknya menyerahkan lima orang komplotan perampok yang telah berhasil ditangkap tersebut ke Polres Abdya guna proses pengusutan lebih lanjut.

Pantauan wartawan, prosesi penyerahan tersangka dari Polres Aceh Selatan ke Polres Abdya berlangsung Minggu (1/5) sekitar pukul 22.00 WIB malam yang ditandai penandatanganan berita acara sekaligus penyerahan tersangka oleh Kapolres Aceh Selatan AKBP Achmadi SIK didampingi Wakapolres Kompol Sabri SE yang diterima oleh Kasatresnarkoba Polres Abdya Ipda Rizal Firmansyah SE bersama Kaur Bin Operasi (KBO) Satreskrim Ipda Mahdian Siregar. [HM]

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *