,

Polisi Tangkap 4 Perambah Liar Bersama 8 Ton Kayu Ilegal

BLANGKEJEREN – Aparat Kepolisian Polres Gayo Lues menangkap empat orang pelaku perambah liar (illegal loging) dari kawasan Bur Tukuk Desa Pinang Rugub, Kecamatan Rikit Gaib. Delapan ton kayu pinus yang sudah diolah jadi papan dan broti diamankan, satu orang pelaku berhasil kabur.

Kapolres Gayo Lues AKBP Eka Surahman melalui Kasat Reskrim Iptu Abdulah Hamid, Jumat, 14 September 2018 mengatakan, keempat orang tersangka yang ditangkap adalah SUK (57) warga desa Tebing Tanjung Selamat, Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat, SUP (42) warga desa Sukaramai Dua, Kecamatan Seruway, Kabupaten Aceh Tamiang, SUL (35) dan US (30) keduanya warga desa Sekuelen, Kecamatan Blangjeranggo, Gayo Lues. Sementara satu tersangka yang melarikan diri diketahui berinisial NUR (42) juga warga Sekuelen.

Penangkapan terhadap pelaku dilakukan pada Rabu, 12 September 2018. Sementara pengangkutan 8 ton kayu dilakukan Kamis 13 September mulai Pukul 10:00 WIB hingga pukul 21:00 WIB.

Penebangan terhadap kayu pinus itu dilakukan pelaku di daerah Bur Tukuk yang masuk kawasan pengambilan getah pinus oleh PT Kencana Hijau yang sudah mendapat izin dari Pemerintah Aceh.

“Selain empat pelaku dan 8 ton kayu, kami bersama 10 anggota Polres Gayo Lues juga mengamankan 5 unit mesin chainsaw di lokasi kejadian, dan mesin itu merupakan milik para pelaku yang menebang hutan pinus,” ujarnya.

Para pelaku kata Kasat Reskrim terancam hukuman penjara karena melanggar Pasal 82 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia nomor 18 tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusak hutan.
“Kita menghimbau kepada seluruh masyarakat Gayo Lues agar jangan sembarangan mengambil kayu di hutan Taman Nasional Gunung Leuser, apa lagi di daerah hulu sunggai yang bisa menyebabkan bencana, dan bagi orang yang mau menebang kayu kita sarankan agar mengurus izin susai peraturan yang berlaku,” himbaunya.[Win Porang]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *