,

Polisi Tangkap 3,5 Ton Kayu Perambahan Liar

BLANGKEJEREN – Aparat kepolisian bersama tim Kesatua Pengelolaan Hutan (KPH) berhasil mengamankan 3,5 ton kayu hasil perambahan liar (illegal logging) di jalan desa Pining menuju Lesten, Kabupaten Gayo Lues.

Kapolres Gayo Lues AKBP Eka Surahman melalui KBO Reskrim Ipda Mardiayansyah mengatakan, kayu yang sudah diolah oleh OTK ditemukan sebanyak 3,5 ton di tiga lokasi berbeda, dan kayu itu ada yang sudah siap diangkut dan ada juga yang masih dalam penggolahan.

“Kita dari tim buser bersama KPH III menemukan kayu hutan yang sudah diolah itu di daerah Telege Bur Pining, Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues, semua kayu yang kita amankan hanya yang sudah diolah saja,” katanya.

Perambahan hutan di seputaran kawasan penemuan kayu tersebut memang sudah sangat memprihatinkan, sejak jalan dibuka oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Gayo Lues. Bayak sekali warga yang membuka kebun di kawasan hutan dengan cara menebang kayu-kayu besar.

“Tidak bisa semua kayu itu kita angkut untuk diamankan, karena sebagian kayu yang sudah diolah jaraknya dengan jalan berjauhan, jadi kalau diangkut membutuhkan waktu yang sangat lama dan membutuhkan tenaga,” jelasnya.

Pihak kepolisian dan KPH III Gayo Lues menghimbau agar warga tidak lagi menebanggi hutan di seputaran kawasan Pining menuju Lesten yang masuk kawasan Hutan Lindung, jika memang masih tetap dilakukan, maka pihak kepolisian akan melakukan penindakan yang tegas.

Sebelum penemuan kayu tak bertuan itu, polisi juga pernah mengamankan penebang kayu dari kawasan jalan Pining menuju Lesten, tumpukan kayu yang sudah diolah bersama alat pemotong kayu dan tersangka diamankan dan ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku.[Win Porang]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *