,

Polisi Selidiki Penyimpangan Dana Desa Kutebukit

BLANGKEJEREN – Aparat kepolisian dari Mapolres Gayo Lues akan mendalami dan menyelidiki dugaan penyelewengan dana desa Kute Buket, Blangpeugayon. Kasus itu mencuat setelah pemuda desa setempat membuat laporan tertulis ke Camat, Polsek, DPRK, Bupati, Kejari, dan Polres Gayo Lues, hingga ke LSM dan wartawan.

Kapolres Gayo Lues, AKBP Eka Surahman, Rabu, 26 Juli 2017 menjelaskan, kasus itu diketahui dari laporan Kapolsek, sementara dari masyarakat belum diperoleh informasi yang falid.

“Kami masih mencari pintu masuk untuk pengecekan. Dengan informasi yang baru ini, kami bisa maju lagi, tunggu aja kabarnya seminggu ini,” jelasnya.

Surat laporan penyimpangan dana desa yang dikirim pemuda Kute Bukit ditandatangani oleh Alfandi, Kasiman dan Misran. Dalam suratnya mereka mengungkapkan, kepala desa membayarkan dana PAUD selama enam bulan, padahal PAUD tidak pernah ada di desa itu.

Selain itu, pembangunan instalasi air bersih dan irigasi tidak teralisasi, penjaga aset berdomisili di Lhoksmawe tapi gajinya tetap dibayarkan, honor guru ngaji tidak sesuai dengan yang ada di SK dan belum teralisasi meskipun dana sudah lama masuk, biaya pembinaan pemuda Rp 30 juta diduga digelapkan kepala desa, kemudian juga diduga adaya penggelapan baju tari saman dan teratak desa yang sudah tertera anggaranya di APBKP.

Kepala Desa Kutebukit juga dikabarkan sudah dipanggil Camat Blangpegayon pada Selasa, 25 Juli 2017 untuk memediasi penyelesaian masalah tersebut dengan pemuda setempat. [Win Porang]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *