,

Polisi Periksa 20 Saksi Kasus Mayat di Sungai Porang

BLANGKEJEREN – Aparat kepolisian dari Polres Gayo Lues sudah memeriksa 20 saksi terkait kasus temuan mayat di Sungai Porang. Meski demikian polisi belum bisa menyimpulkan apakah mayat Zeki (40) merupakan kasus pembunuhan atau bukan.

Namun, hasil visum dokter Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Gayo Lues menyimpulkan, Zeki meninggal akibat benturan benda tajam di bagian belakang kepala dan pelipisnya.

Kapolres Gayo Lues AKBP Eka Surahman didampinggi Kasat Reskrim Iptu Abdullah Hamid mengatakan, dari 20 saksi yang diperiksa tersebut termasuk anggota keluarga korban yang tinggal di Kecamatan Tripe Jaya.

“Selain anggota keluarganya, teman-temannya yang bekerja di PT Lembah Alas juga sudah ada kita mintai keterangan, namun hasilnya belum ada mengarah kepada pembunuhan, karena korban selama ini sangat baik berteman serta tidak ada selisih paham dengan kawan-kawanya,” katanya.

Meski demikian, polisi masih terus mendalami kasus penemuan mayat itu dengan mencari orang yang terakhir berinterksi dengan korban, sehingga kasus itu bisa diketahui apakah terjadi pembunuhan atau tidak, sebab secara logika, saat seseorang sedang berada di sungai bisa meninggal ketika hilang ingatan dan terjatuh ke bebatuan.

“Kami terus berusaha mengungkap kasus penemuan mayat Zeki ini, dan kami akan terus bekerja supaya ada titik terang dari penemuan mayat itu, mudah-mudahan segala prosesnya berjala lancar sehingga semuanya jelas,” jelasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, mayat seorang lelaki ditemukan penambang pasir di sungai Porang dekat basecamp PT Pelita Nusa, setelah penemuan itu, korban langsung dilarikan ke RSUD dan selanjutnya diserahkan kepihak keluarga di Kecamatan Tripe Jaya untuk dimakamkan.[Win Porang]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *