,

Polisi Gayo Lues Tembak Napi Pemilik Senjata AK-56

BLANGKEJEREN – Aparat kepolisian dari Polres Gayo Lues menembak dan menangkap Hanafiah (36) warga desa Rigeb, Kecamatan Dabun Gelang, Rabu, 30 Agustus 2017. Pria yang masih bersetatus narapidana (Napi) di Rumah Tahanan (Rutan) Blangkejeren ini memiliki senjata laras panjang jenis AK-56 yang rencananya akan digunakan merampok.

Kapolres Gayo Lues AKBP Eka Surahman yang langsung memimpin operasi didampinggi Kasat Reskrim Iptu Eko Rendy Oktama SH, KBO Reskrim Ipda Mardiansyah mengatakan, tanggal 25 Agustus 2017 pihaknya mendapat informasi ada seorang narapida atas nama Hanafiah sering berkeliaran diluar Rutan dan memiliki senjata api laras panjang.

Berdasarkan informasi itu, Kapolres langsung membentuk tim untuk melakukan penyelidikan, dan tanggal 26 Agustus 2017, tim melakukan pemantauan di seputaran rumah Hanafiah di Desa Rigeb.

“Tanggal 28 dan 29 Agustus 2017 tim juga melakukan pengintaianmulai dari pukul 19:00 WIB hingga pukul 23:00 WIB, namun target tidak diizinkan pihak rutan, jadi tidak bisa kita tangkap,” ungkap Kapolres.

Penangkapan baru bisa dilakukan Rabu, 30 Agustus pukul 10:00 WIB setelah adanya informasi dari tim penyelidik bahwa Hanafiah sedang berada di rumahnya dan berencana melakukan perampokan menggunakan senjata api laras panjang miliknya.

“Kemudian tim langsung ke rumah tersangkamelakukan pengerebekan dan penangkapan, ternyata senjata api laras panjang itu disimpan di belakang rumahnya bersama 11 butir pelurunya yang masih aktif, peluru itu pas untuk senjata api jenis AK-56,” jelasnya.

Setelah dilakukan intrograsi untuk dikembangkan, pada pukul 12:30 WIB, tersangka hendak dibawa menuju salah satu rumah yang ada sangkut pautnya dengan kepemilikan senjata api tersebut, dan sesampainya di jalan Rigeb, tersangka berusaha merampas senjata api laras pendek (pistol) milik polisi.

Salah seorang polisi kemudian menembak kaki Hanafiah. Tersangka yang meringgis kesakitan kemudian dibawa ke RSUD Gayo Lues, setelah ada penjelasan lukanya tidak parah, tersangka baru dibawa ke Polres guna penyelidikan lebih lanjut. Selain menangkap Hanafiah, polisi juga mengamankan senjata api AK 56 dan 11 peluru, satu bilah parang dan satu buah cangkul sebagai barang bukti.[Win Porang]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *