,

Polisi Ditengarai Rekayasa BAP Saksi

TAPAKTUAN – Juru Bicara Tim Penasehat Hukum terdakwa Tio Achriyat, Baiman Fadhli mensinyalir penyidik Polres Aceh Selatan telah merekayasa Berkas Acara Pemeriksaan (BAP) para saksi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan tanah pembangunan terminal Tipe C Labuhanhaji.

“Kami sudah lihat BAP itu, sudah kami pelajari dan sudah kami teliti dengan baik. Ternyata kami menemukan sebagian besar BAP orang terperiksa dalam hal ini saksi-saksi, halaman BAP nya tidak diparaf oleh yang terperiksa. Padahal sesuai aturan setiap halaman BAP itu harus di paraf oleh terperiksa, menandakan bahwa halaman demi halaman sudah dibaca dan dipahami oleh terperiksa,” kata Baiman Fadhli, Jumat, 24 Februari 2017.

Menurut Baiman, atas dasar itulah pihaknya menyampaikan bahwa diduga kuat BAP para saksi terkait kasus yang menjerat kliennya Tio Achriyat, mantan Kadis Perhubungan Komunikasi dan Informatika Aceh Selatan tersebut telah direkayasa oleh oknum penyidik Polres Aceh Selatan yang sejak awal mengusut kasus tersebut.

Indikasi lainnya, sambung Baiman Fadhli, dari semua saksi yang sudah diperiksa di muka persidangan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Banda Aceh, tidak ada satu orang pun yang menyatakan terdakwa Tio Achriyat telah melakukan kesalahan sehingga mengakibatkan adanya kerugian keuangan negara.

“Sekarang Jaksa Penuntut Umum mau buktikan apa lagi? untuk diketahui saja ya, bahwa segala sesuatu perbuatan apapun itu jika tidak menimbulkan adanya kerugian keuangan negara, maka itu bukan tindak pidana korupsi, harus jelas kerugian keuangan negaranya, jangan main asal menetapkan orang sebagai tersangka/terdakwa saja dalam kasus korupsi ini,” tegasnya.

Selain itu kata Baiman Fadhli, sejak persidangan pertama digelar hingga persidangan ke delapan pada Kamis 23 Februari 2017, seluruh saksi yang dihadirkan oleh JPUtidak ada satupun yang menyatakan terdakwa Tio Achriyatbersalah. Bahkan sebagian para saksi dengan tegasmenyatakan bahwa terdakwa Tio Achriyat sama sekali tidak melakukan kesalahan dalam melaksanakan tugasnya sebagai anggota tim 9.

“Sehingga kami menilai kasus ini timbul akibat diduga adanya sebuah bentuk rekayasa yang dituangkan dalam BAP para saksi. Nyatanya saksi-saksi itu mencabut pernyataannya dalam persidangan, dengan tegas mereka sampaikan bahwa hal-hal yang seperti itu tidak pernah disampaikan di hadapan penyidik polisi,” ungkapnya.

Namun hingga berita ini dilansir belum diperoleh konfirmasi dari Kapolres Aceh Selatan AKBP Achmadi SIK terhadap tudingan tersebut.[Hendri Z]

What do you think?

1 point
Upvote Downvote

Total votes: 1

Upvotes: 1

Upvotes percentage: 100.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *