,

Polisi Diminta Usut Penipuan Keluarga Tersangka Narkoba

IDI – Polisi diminta untuk mengusut kasus penipuan yang menimpa keluarga tersangka kasus narkoba. Dalam sebulan terakhir sudah dua istri korban yang tertipu masing-masing Rp 10 juta oleh penelpon yang mengaku sebagai Kasat Narkoba Polres Aceh Timur.

Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Komunitas Aneuk Nagroe (KaNA) Muzakir meminta pihak Kepolisian Resort Aceh Timur untuk mengungkap kedua kasus penipuan tersebut.

“Kita meminta pihak kepolisian untuk mengungkap sindikat penipuan bermodus membebaskan tersangka narkoba, lalu keluarga korban berhasil ditipu hingga Rp 10 Juta,“ pinta Muzakir, Jumat malam, 17 Juni 2016.

Korban pertama bernama Yusniar warga Kuala Geulumpang, Julok, Aceh Timur,  yang terjadi pada Senin, 30 Mei 2016. Kemudian pada Kamis, 16 Juni 2016 penipuan serupa dengan modus yang sama mencatut nama Kasat Narkoba juga menimpa Nurma warga Buket Meulinteung, Darul Aman, Aceh Timur.

“Kedua korban ditelpon oleh penipu dengan mengatasnamakan Kasat Narkoba Polres Aceh Timur dengan mengiming-iming suami korban dilepaskan. Ini tak boleh dibiarkan karena korban orang miskin yang harus berutang kepada familinya lalu mengirim uang kepada penipu, “ ujar Muzakir.

Muzakir mensinyalir ada sendikat khusus yang mengetahui nama isteri tersangka. “Aneh dan menjadi pertanyaan kita, dari mana penipu memperoleh nomor kontak dan nama keluarga tersangka, ini perlu diusut pihak kepolisian,“ harapnya.[IS]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *