,

Polisi Diminta Bebaskan Penambang Pasir Kala Pinang

BLANGKEJEREN – Persatuan Ikatan Pengemudi Dump Truck (PIPDT) Gayo Lues meminta kepada pihak kepolisian agar melepaskan penambang pasir yang ditangkap di Kala Pinang beberapa hari lalu. Alasannya, pemilik alat berat, sopir alat berat dan sopir dam truck membeli pasir dari warga setempat selaku pemilik areal.

Ketua PIPDT Gayo Lues, Said Mukhtar menjelaskan, jikapun setiap penambangan pasir atau galian C harus terlebih dahulu memiliki izin, pemilik alat berat dan sopir dump truck tidak mengetahui mau diurus kemana dan apa-apa saja persyaratannya.

“Seharusnya kalau memang mau ditegakan aparat kepolisian masalah izin galian C, pemerintah daerah terlebih dahulu melakukan sosialisasi tentang tata cara mengurus izinya, kalau seperti sekarang main tangkap saja kan sangat merugikan masyarakat banyak,” katanya, Senin, 3 April 2017.

Said Mukhtar melanjutkan, setiap pengangkutan pasir dengan dump truck, pemilik mobil membayar Rp 20 ribu kepada pemilik lahan tempat penambangan dengan istilah uang pantai, selebihnya, pemilik mobil juga harus membayar Rp 30 ribu kepada operator alat berat.

“Kami tidak tahu apakah pemilik lahan yang harus membuat izinya, sopir dump truck atau pemilik alat berat, dan itupun kemana, sebab setiap ada proyek yang dikerjakan pemerintah, di situ jelas ada pemasukan untuk daerah yang disebut pajak galian C, jadi di urus kemana lagi?” tanyanya.

Jika memang mau ditegakan aturan galian C, Said Mukhtar mengaku di Kabupaten Gayo Lues tidak akan ada lagi warga yang bisa membangun rumah, sebab, pemilik dump truck saat ini tidak berani lagi mengambil pasir ke sungai.

“Kalau hukum benar-benar mau ditegakan, kami berharap jangan hanya orang kecil saja yang ditangkapin, perusahaan besar milik PT Pelita Nusa yang ada di Blangkejeren, Tripe Jaya, dan Putri Betung juga diceklah apakah ada izin galian C-nya atau tidak, begitu juga dengan perusahaan di Rikit Gaib, mereka juga melakukan galian C,” ungkapnya.

Saat ini, alat berat, mobil dump truck, pemilik alat berat, sopir dump truck dan operator alat berat yang ditangkap di Kala Pinang masih diamankan oleh pihak kepolisian setempat. [Win Porang]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *