,

Polisi Ciduk Pemesan dan Pengangkut Tuak

BLANGKEJEREN – Aparat Kepolisian dari Polres Gayo Lues berhasil menciduk dua orang pengangkut minuman keras jenis tuak dari Kutacane menuju Blangkejeren. Barang haram itu dipesan oleh Ook yang berhasil melarikan dari sergapan polisi dari desa Penampaan, Kecamatan Blangkejeren.

Kapolres Gayo Lues AKBP Eka Surahman melalui Kasat Reskrim Iptu Eko Rendy Oktama SH, Jumat, 13 Oktober 2017 mengatakan, dua orang pengangkut tuak yang diamankan pihaknya berinisial JS (30) dan HS (27) di Blangkejeren setelah adanya laporan dari salah seorang polri.

“Selain kedua pengangkut yang kita amankan, istri dari Ook ini juga kita amankan di kantor Polres Gayo Lues, inisialnya NS (52) warga desa Penampaan Uken, ia diduga terlibat dalam aksi penjualan tuak di rumahnya, serta terlibat memesan minuman haram ini,” katanya.

Pengerebekan tuak itu kata Kasat Reskrim dipimpin langsung oleh Kanit Opsnal Brigadir Sopan pada Kamis, 12 Oktober 2017. Tuak itu diangkut oleh mobil jenis L300 BL 1061 HZ yang selama ini beroprasi mengangkut sewa dari Blangkejeren menuju Kutacane dan sebaliknya, dengan jumlah mencapi 35 liter yang dibungkus rapi dengan menggunakan karung.

“Dari pengakuan kedua tersangka pengangkut tuak ini, pemiliknya adalah Ook dan istrinya, mereka diberi upah Rp 200 ribu untuk membawa barang dari Kutacane menuju rumahnya di desa Penampaan Uken, Kecamatan Blangkejeren,” jelasnya.

Polisi masih melakukan pengejaran terhadap Ook yang kabur dari sergapan polisi, sementara dua orang pengangkut dan istri Ook sudah ditahan di sel Polres Gayo Lues.[Win Porang]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *