,

Polisi Buru Pembobol ATM BRI Tapaktuan

TAPAKTUAN – Polres Aceh Selatan bersama jajaran Polsek Kota Tapaktuan sedang melacak dan memburu pelaku yang berencana ingin membobol mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) BRI Unit Kota Tapaktuan, Selasa, 3 Januari 2016 sekitar pukul 05.10 WIB. Pelaku tidak berhasil menguras uang dalam ATM, tapi bagian luar mesin ATM rusak.

Kapolres Aceh Selatan AKBP Achmadi SIK yang dikonfirmasi melalui Kapolsek Kota Tapaktua, AKP Mustafa di Tapaktuan, Selasa, 3 Januari 2017 menyatakan untuk memburu tersangka yang mencoba membotol mesin ATM BRI tersebut pihaknya telah memeriksa kamera pemantau (CCTV) milik bank tersebut.

Selain itu, upaya pelacakan tersangka juga dilakukan dengan cara membuka kepemilikan satu unit sepeda motor BL 4359 ER yang ditinggal oleh pelaku di lokasi kejadian.

“Hasil pemeriksaan CCTV aksi tersebut dilakukan oleh tersangka tunggal dengan memakai helm dan jaket. Namun saat melarikan diri karena telah ketahuan penjaga Bank, tersangka meninggalkan satu unit sepeda motor merek Honda Revo BL 4359 ER,” kata Mustafa.

Karena nomor polisi sepeda motor tersebut berasal dari Kabupaten Aceh Barat, pihaknya telah berkoordinasi dengan jajaran Polres Aceh Barat untuk membuka data kepemilikan kendaraan tersebut.

“Permintaan kita untuk membuka data kepemilikan kendaraan tersebut telah ditindaklanjuti pihak Polres Aceh Barat. Namun sejauh ini hasilnya belum disampaikan karena masih dalam proses penyelidikan untuk memastikan keabsahan dan kevalidan pemilik kendaraan dimaksud,” ungkapnya.

Mustafa menjelaskan, karena aksinya cepat diketahui oleh penjaga bank akhirnya pelaku tidak berhasil menguras uang. Namun dalam aksinya pelaku sudah sempat mencongkel penutup mesin ATM bagian bawah yang diperkirakan tempat uang berada.

“Dalam aksi ini pelaku tidak sempat menguras uang hanya saja penutup mesin ATM bagian bawah mengalami kerusakan akibat dicongkel paksa oleh pelaku,” jelas Mustafa.

Upaya pembobolan mesin ATM BRI Unit Kota Tapaktuan ini pertama kali terungkap saat penjaga bank plat merah tersebut bernama M Yusuf terbangun ketika mendengar suara sedang dicongkel sesuatu oleh seseorang dari dalam bilik mesin ATM yang berada di bagian depan kantor Bank BRI atau persisnya di pinggir Jalan Merdeka, Kota Tapaktuan tersebut.

Untuk memastikan suara mencurigakan tersebut, kemudian M Yusuf mengecek melalui kamera pemantau CCTV dari dalam ruangan Bank. Ternyata benar saja, di dalam bilik mesin ATM itu, dia melihat seseorang sedang berupaya mencongkel mesin ATM.

“Sebelumnya dia sempat mengira orang yang berada dalam bilik mesin ATM itu sedang menarik uang. Namun, karena mendengar suara seperti ada yang sedang dicongkel sesuatu kemudian dia menaruh perasaan curiga. Setelah dilihat dari CCTV benar bahwa ada seseorang yang sedang berupaya membobol mesin ATM,” kata Mustafa mengutip keterangan M Yusuf.

Untuk menghentikan aksi pelaku, sambung Mustafa, kemudian M Yusuf kelaur dari dalam bank. Saat M Yusuf sudah berada di depan kantor Bank BRI, lanjut Mustafa, dia melihat dari jauh ada seseorang pria mengunakan helm dan jeket sedang berlari kearah Kantor PWI. Saat itu M Yusuf sempat berupaya mengejarnya namun pelaku dengan sigap terus menghilang.

Menurutnya, mengingat kondisi masih gelap dan takut karena ia sendiri akhirnya M Yusuf menghentikan upaya pengejaran sehingga membuat pelaku leluasa kabur. “Saat itu M Yusuf sempat melihat pelaku melarikan diri ke arah gang rumah makan Soni lalu menghilang di kegelapan malam,” ungkapnya.[Hendri Z]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *