,

PLTMH Lesten Dinilai Jadi Ancaman Bagi Kelestarian Hutan

BLANGKEJEREN – Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTGM) di pedalaman hutan Lesten, Gayo Lues dinilai bisa menjadi ancaman bagi kelangsungan hidup satwa liar di daerah Kawasan Ekosistem Leuser tersebut.

Kekhawatiran itu disampaikan Ketua Forum Penjaga Hutan dan Sungai Harimau (FPHSH) Pining, Aman Jarum. Alasannya, hutan Lesten merupakan tempat hidupnya flora dan fauna yang dilindungi oleh pemerintah.

“Saat ini ada orang asing di desa Lesten melakukan serangkaian penelitian dalam sebuah proyek pembangkit listrik raksasa, pembangunan proyek itu dinilai sangat mengancam satwa yang ada di wilayah tersebut,” ungkap Aman Jarum, Sabtu, 17 September 2016.

Keberadaan orang asing di Lesten kata Aman Jarum membuat pihaknya perihatin, sebab, tidak ada jaminan mereka tidak akan merusak hutan dan sungai selama beraktivitas di Lesten. Padahal selama ini warga selalu berusaha untuk menjaga keasrian hutan dan sungai agar tetap memberikan kehidupan bagi warga.

“Jika nanti bendungan ini ambruk pihak mana yang bertangung jawab, apakah Pemerintah Aceh atau Pemerintah Indonesia di bawah naungan kementrian apa? Ataukah kontraktor Cina mengingat proyek ini telah diambil alih oleh perusahaan yang berasal dari luar negeri,” tanyanya.

Aman Jarum yang bernama asli Abu Kari itu mengatakan dahulu juga hutan Kala Pining pernah dibor oleh perusahaan Jepang, dan sekarang kembali akan dibor oleh perusahaan dari Cina guna membangun PLTMH. “Itu merupakan tanda-tanda akan kehancuran hutan di Pining disertai adanya bencana alam akibat hutan sudah tidak stabil,” lanjutnya.

Sementara Usman Ali, Sektaris Forum Penjaga Hutan dan Sungai Harimau Pining menambahkah, pihaknya akan terus mengkritisi kebardaan proyek bendungan Lesten untuk PLTHM karena sangat mustahil keberdaan proyek itu tidak merusak ekosistem di sekitar sungai Kala Pining.

Ia meminta pemerintah meninjau ulang izin yang telah diberikan kepada pihak perusahaan tersebut sebelum terjadi kerusakan lingkungan hutan. “Bila memang lebih besar mudaratnya, maka harus segera dihentikan,” pintanya. [Win Porang]

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *