,

PKN Laporkan Dua Kasus Dugaan Korupsi ke Kejari

BLANGKEJEREN – Lembaga Pemantau Keuangan Negara (PKN) Gayo Lues melaporkan dua kasu dugaan korupsi ke Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat.

Kedua kasus tersebut adalah pengadaan tanah beserta pembelian rumah untuk asrama mahasiswa di Kuatacane, Aceh Tenggara (Mes Ipemagara) dan dugaan kasus korupsi pembangunan los pasar tradisional Blang Nangka, Kecamatan Blangjerango.

Dodi Mutuahmiko dan Semandari dari PKN Gayo Lues, Jumat, 11 Agustus 2017 mengungkapkan, laporan dugana korupsi yang disampaikan oleh mereka ke Kejari tersebut diterima langsung oleh Kasi Pidsus, Razeskana.

“Pembelian Mes Ipemagara menghabiskan dana Rp 1,9 miliar. Kami menduga ada dugaan korupsi saat proses pembeliannya, makanya kami laporkan kepihak penegak hukum,” katanya.

Begitu juga dengan pembangunan Los Pasar Tradisional Blangnangka Gayo Lues, PKN menduga antara anggaran yang tertera dalam kontrak dengan gedung yang dibangun diduga ada penyimpanganya. Dalam kontrak nilai proyek itu tertera Rp 4.626.468.000.

Ironisnya, los pasar tradisional yang dibangun di depan Kampus Unsyiah Blangnagka itu hingga kini masih belum difungsikan.

“Kita berharap agar kasus yang kita laporkan ini bisa dengan segera ditindaklanjuti oleh pihak Kejaksaan Negeri Gayo Lues,” harapnya.[Win Porang]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *