,

PJB Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Gas Berkapasitas 50 MW di Ladong

BANDA ACEH – PT Pembangkitan Jawa Bali (PJB), anak perusahaan PT PLN (Persero) akan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) Mobile Power Plant Banda Aceh berkapasitas 50 megawatt di Gampong Ladong, Aceh Besar. Peletakan batu pertama sekaligus groundbreaking tahap pertama proyek tersebut diresmikan oleh Wakil Gubernur Aceh Nova Iriansyah, Kamis, 4 Januari 2018.

Nova Iriansyah dalam sambutannya menyebutkan ketersediaan energi listrik akan menjadi pendorong perekonomian daerah dan perekonomian nasional. Ia berharap pembangunan PLTG-MPP Ladong dapat selesai tepat waktu, dan handal dalam menghasilkan energi listrik.

“Meski bukan faktor utama, namun ketersediaan listrik menjadi pertanyaan pertama yang dilontarkan calon investor. Jika suplai listrik di Aceh mencukupi, kami yakin banyak investor masuk ke Aceh. Hal ini tentu sejalan dengan program Pemerintah Aceh untuk mengurangi angka pengangguran dan menekan angka kemiskinan,” ungkap Wagub.

Ia menambahkan, berdasarkan data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, rasio elektrifikasi yang dimiliki Aceh mencapai 96,69 persen lebih tinggi daripada rata-rata rasio elektrifikasi nasional yang saat ini sekitar 92 persen. Pada awal pemerintahan Irwandi-Nova, sambungnya, pihaknya terus menjaring investor, terutama bidang energi.

“Sejumlah investor dari Turki, Hogkong dan sejumlah negara lainnya telah berkomitmen untuk berinvestasi di proyek panas bumi Seulawah, Jaboi dan Burni Telong, dan Pembangkit Listrik Tenaga Air di Peusangan,” ungkapnya.

Pembangunan PLTG Ladong ini dikhususkan untuk menangani krisis listrik di Banda Aceh. Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman menilai itu langkah yang sangat tepat, dan akan semakin menarik minat investor untuk berinvestasi di Banda Aceh.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PLN dan juga PT PJB yang telah memfokuskan pembangunan PLTG Mobile Power Plant ini bagi Banda Aceh. Walaupun letaknya di Ladong-Aceh Besar, namun memberikan manfaat yang luar biasa bagi kota kami,” katanya.

Acara yang dirangkai dengan penyerahan santunan kepada 40 anak yatim tersebut turut dihadiri oleh Kepala Divisi Operasional PT PLN Regional Sumatera Supriyadi, Direktur Utama PT PBJ Iwan Agung Firstantara, GM PLN Wilayah Aceh Jefri Rosiadi, dan sejumlah stakeholder terkait lainnya.[HK/rls]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *