Petani Tiram Diajari Budidaya Cara Modern

0
204

BANDA ACEH – Petani tiram di Banda Aceh mulai beralih dari cara tradisional ke cara modern. Dinas Pangan Pertanian Kelautan dan Perikanan (P2KP) Kota Banda Aceh memberikan peningkatan pengetahuan dan keterampilan kepada mereka.

Kepala Dinas Pangan Pertanian Kelautan dan Perikanan (P2KP) Kota Banda Aceh Zulkifli Syahbuddin, Senin, 11 Februari 2019 mengungkapkan, selama ini pemanfaatan potensi perairan seperti menangkap ikan dan memanen tiram masih dilakukan secara tradisional, para petani tiram hanya memanfaatkan potensi perairan dengan mengeksploitasi potensi yang ada.

Cara tradisional seperti itu dikhawatirkan tiram maka lama kelamaan akan habis. Karena itu Dinas P2KP Kota Banda Aceh melalui tim penyuluh dan pegawai teknis perikanan kota Banda Aceh memperkenalkan metode budidaya tiram sistem terapung atau keramba apung kepada kelompok pembudidaya tiram di gampong Alue Naga Kecamatan Syiah kuala.

“Metode ini menggunakan keranjang sebagai tempat penampungan bibit tiram untuk dibesarkan sampai mencapai ukuran konsumsi dengan butuh waktu lebih kurang 6 bulan,” jelas Zulkifli Syahbuddin.

Dengan cara modern ini pula, katanya, para pencari tiram yang mayoritas dari kalangan perempuan tidak perlu lagi berjam-jam berendam dalam air saat memanen tiram. “Budi daya tiram dengan cara modern dilakukan menggunakan wadah apung dan juga rak untuk pemeliharaan tiram,” ungkapnya.

Zulkifli menambahkan, Selain untuk pengembangan budidaya tiram, wilayah perairan pesisir kota Banda Aceh juga sangat berpotensi untuk pengembangan budidaya ikan dalam keramba jaring apung, salah satu lokasi strategis untuk pengembangannya berada di wilayah perairan pesisir Gampong Ulee Lheue, dengan komoditi unggulan seperti ikan kuwe (rambeu), kakap, kerapu dan udang lobster.

“Hasil panen dari masyarakat sangat luar biasa, bahkan ikan rambeu yang dibesarkan di dalam keramba ada ukuran yang mencapai 2 kilo per ekor. Terkait dengan tiram ini kalau dulu itu nyak-nyak turun dengan cara tradisional, untuk saat ini sistem tersebut sudah dimodernisasikan,” pungkasnya,[rls]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here