,

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Stagnan

JAKARTA – Pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan II 2017 masih sama dengan periode tiga bulan sebelumnya alias stagnan pada angka 5,01 persen. Berdasarkan keterangan yang dirilis Departemen Komunikasi Bank Indonesia, angka lebih rendah dari periode yang sama di tahun 2016 lalu yang tercatat 5,18 persen.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Agusmas dalam rilis nomor No. 19/ 59 /DKom, 7 Agustus 2017 di Jakarta menjelaskan, perkembangan pertumbuhan ekonomi ini mengindikasikan masih berlanjutnya proses pemulihan ekonomi Indonesia meskipun tidak sekuat perkiraan semula.

Pertumbuhan ekonomi triwulan II 2017 dipengaruhi terutama oleh meningkatnya kinerja investasi, baik investasi bangunan maupun nonbangunan. Kinerja investasi bangunan meningkat sejalan dengan terus berlanjutnya pembangunan konstruksi sektor swasta dan proyek infrastruktur pemerintah. Kinerja investasi nonbangunan tetap tumbuh tinggi seiring dengan harga komoditas yang masih positif dan tinggi.

Sementara itu, konsumsi rumah tangga pada triwulan II 2017 relatif terjaga dipengaruhi faktor lebaran, sementara konsumsi Pemerintah melemah seiring adanya pergeseran pengeluaran. Dari sisi eksternal, ekspor tumbuh melambat terutama karena ekspor manufaktur yang mengalami tekanan sejalan dengan belum kuatnya pemulihan ekonomi negara maju.

“Ke depan, pertumbuhan ekonomi diperkirakan akan membaik ditopang oleh peningkatan kinerja ekspor dan investasi. Dengan perbaikan pada paruh kedua 2017, Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan 2017 masih dalam kisaran 5,0 hingga 5,4 persen,” jelasnya.

Namun kata Agusmar, untuk menopang pertumbuhan ekonomi, sejumlah risiko yang dapat berdampak pada prospek pertumbuhan ekonomi perlu tetap diwaspadai, terutama terkait dengan belum kuatnya permintaan domestik sejalan dengan masih berlanjutnya proses konsolidasi korporasi dan perbankan.

“Bank Indonesia terus mencermati berbagai perkembangan domestik dan eksternal, serta terus mempererat koordinasi kebijakan dengan Pemerintah guna menjaga proses pemulihan ekonomi terus berlanjut dengan tetap menjaga stabilitas makroekonomi dan keuangan,” ujarnya.[HK/rls]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *