,

Pertumbuhan Ekonomi Aceh Selatan Melampaui Provinsi

TAPAKTUAN – Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Aceh Selatan selama empat tahun terakhir mampu melampui angka pertumbuah ekonomi Provinsi Aceh. Aceh Selatan merupakan daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggai di pantai barat selatan Aceh.

Bupati Aceh Selatan HT Sama Indra menjelaskan, hasil sensus Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh menempatkan Aceh Selatan sebagai satu-satunya daerah di pantai barat selatan Aceh yang berhasil meraih pertumbuhan ekonomi 5,3 persen pada tahun 2013 melampuai provinsi Aceh yang hanya 4,4 persen.

Begitu juga di tahun 2014, ekonomi Aceh Selatan tumbuh 4,60 persen, sedikit lebih unggul dari provinsi Aceh yang tumbuh 4,13 persen. Sementara di tahun 2015 ekonomi Aceh Selatan tumbuh sebesar 4,25 persen.

Begitu juga dengan angka kemiskinan. Tahun 2013 penduduk miskin di sana hanya 13,24 persen, sementara penduduk miskin secara keseluruhan di Aceh mencapau 17,11 persen.

“Penurunan angka kemiskinan yang lebih baik dari Aceh Selatan hanya Kota Banda Aceh sebesar 7,72 persen, Kota Langsa 11,62 persen, dan Kota Lhokseumawe, 12,16 persen. Berkat kerja keras kita bersama Aceh Selatan berhasil berada di urutan empat se-Aceh sebagai daerah yang mampu menekan angka kemiskinan secara signifikan sejak tahun 2013,” ungkap HT Sama Indra dalam pidatonya pada puncak acara peringatan HUT ke 71 Aceh Selatan di Taman Sahara, Meukek, Rabu, 28 Desember 2016.
 
Kondisi tersebut, sambungnya, didukung dengan capaian Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Aceh Selatan pada tahun 2015 berdasarkan hasil sensus Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh mencapai Rp 3,5 triliun. Angka tersebut, kata Bupati, menempatkan Aceh Selatan masih terdepan dalam hal pencapaian PDRB di Pantai Barat Selatan Aceh.
 
Selain itu, kata HT Sama Indra, sejak tahun 2013 hingga 2016 Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) Aceh Selatan mengalami peningkatan sangat signifikan. Pada tahun 2012 APBK Aceh Selatan hanya sekitar Rp 692 miliar, kemudian pada tahun 2013 meningkat menjadi Rp 761 miliar dan pada tahun 2014 meningkat lagi mencapai menjadi Rp  1,12 triliun. Pada tahun 2015 terus mengalami peningkatan menjadi Rp 1,3 triliun dan pada tahun 2016 mencapai Rp 1,5 triliun.[Hendri Z]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *