,

Permintaan Rumah Dhuafa Membludak

TEROPONGACEH.COM | TAPAKTUAN – Pembangunan rumah bagi kaum dhuafa tahun anggaran 2016 di Aceh Selatan hingga kini belum dimulai. Penyebabnya, belum selesainya verifikasi dan validasi. Kouta sangat terbatas sementara permintaan membludak, menyebabkan verifikasi berjalan lama.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Bina Marga dan Cipta Karya (BMCK) Aceh Selatan, Bahrumsyah, Minggu, 21 Agustus 2016. “Verifikasi harus kami lakukan di 260 desa dalam 18 kecamatan, sementara kuota yang tersedia tahun 2016 hanya 199 unit,” jelasnya.

Bahrumsyah memastikan pekerjaan pembangunan 199 unit rumah kaum dhuafa tahun anggaran 2016 akan dilaksanakan pada awal bulan September mendatang. “Kontrak kerja dengan kontraktor pelaksana memang sudah rampung. Bahkan sebagian mulai memproses uang muka. Saat ini sedang berjalan verifikasi terakhir setelah dilakukan pendataan awal. Penetapan calon penerima bantuan harus benar-benar tepat sasaran dan diprioritaskan bagi yang sangat membutuhkan,” katanya.

Sebelumnya, Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Forum Pemantau dan Kajian Kebijakan (Formak) Aceh Selatan, Ali Zamzami, mempertanyakan realisasi pekerjaan pembangunan 199 unit rumah kaum duafa tahun 2016.

“Proyek rumah duafa tahun 2016 sudah dikontrak dengan rekanan pelaksana sejak bulan Juli 2016 lalu. Bahkan sebagian rekanan sudah menarik uang muka, tapi kenapa pelaksanaan pekerjaan belum dimulai,” tanya Ali Zamzami.

Ali mengharapkan kepada pihak BMCK Aceh Selatan agar segera memerintahkan pihak rekanan untuk membangun sebanyak 199 unit rumah dhuafa tahun 2016, sebab dengan sisa waktu yang tersedia masih panjang ini dapat memberi ruang waktu yang maksimal bagi pihak kontraktor untuk menyiapkan pekerjaan di lapangan.[Hendri Z]

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *