,

Penjaringan Komisioner KKR Harus Dibuka ke Publik

BANDA ACEH – Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) mengharapkan penjaringan kandidat komisioner Lembaga Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR) Aceh harus dibuka ke publik, agar muncul kandidat yang benar-benar mampu bekerja dan diterima masyarakat luas.

Hal itu ditegaskan Ketua Komisi I DPRA, Abdullah Saleh dalam sosialisasi di Ruang Serba Guna, Gedung DPRA, Rabu, 27 Januari 2016. Sosialisasi tersebut diikuti sejumlah instansi di jajaran Pemerintah Aceh. “Selama dibuka penjaringan kandidat Komisioner KKR, masih belum maksimal dari segi pendaftar untuk mengungkapkan kebenaran, sesuai tujuan dibentuknya KKR,” ungkapnya.

Selain itu, digelar sosialisasi ini agar masyarakat yang merasa memiliki kompetensi yang sesuai dengan kerja KKR, bisa mendaftar kepada Panitia Pelaksana penjaringan kandidat komisioner.

Sementara itu, salah seorang Panitia Pelaksana Penjaringan KKR Ifdhal Kasim mengatakan dengan sudah dibentuknya Qanun Aceh nomor 17 tahun 2013 tentang Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi Aceh, akan mempermudah kinerja Pansel dalam menyeleksi pelamar. “Karena sudah ada aturannya, sehingga sudah ada kekuatan hukumnya dan ada pijakan saat bertugas,” kata Ifdhal Kasim.

Seperti diketahui, Panitia Seleksi KKR Aceh sudah dibentuk sejak 19 November 2015 lalu oleh Komisi 1 DPRA. Lima orang tersebut yakni Ifdhal Kasim, Faisal Hadi, Suraiya Kamaruzzaman, Nurjannah Nitura dan Samsidar. [HD]

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Total votes: 0

Upvotes: 0

Upvotes percentage: 0.000000%

Downvotes: 0

Downvotes percentage: 0.000000%

Written by Redaksi

Redaksi Teropong Aceh. Email: redaksi@teropongaceh.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *